Giat persiapan dan penandatanganan kontrak pemenang tender Tahun Anggaran 2022 yang digelar Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi, di Hotel Nuanza, Cikarang Selatan, Senin (20/06/2022). Foto: Samsul Arifin/suarabekasi.id

SUARABEKASI.ID, Cikarang Selatan: Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan persiapan dan penandatanganan kontrak pemenang tender Tahun Anggaran 2022, di Hotel Nuanza, Cikarang Selatan, Senin (20/06/2022).

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang menghadiri langsung acara tersebut memberikan arahan langsung kepada seluruh kontraktor pemenang tender pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK).

Ia menegaskan, peran para kontraktor yang mengerjakan proyek merupakan hal yang vital dalam menciptakan kualitas infrastruktur yang baik dan ketepatan waktu pengerjaan proyek di Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, harus ada komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan para kontraktor pemenang tender agar masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan infrastruktur yang telah dijalankan pemerintah, dan juga untuk mempercepat penyerapan realisasi anggaran tahun 2022.

“Mereka yang memenangkan tender, dan melaksanakan pekerjaan di lapangan, kita sangat bergantung kepada mereka untuk kualitas dan ketepatan waktu. Memang kami punya fungsi pengawasan, tapi pengawasan tanpa komitmen dari dua belah pihak akan sulit. Karena ini adalah uang rakyat yang dipakai untuk membangun jalan, jembatan, dan sumber daya air itu kita kembalikan semuanya kepada rakyat,” ungkapnya usai memberikan arahan.

Baca juga: Marjuki: 31 Titik Jalan Rusak di Kalimalang Segera Diperbaiki

Dani Ramdan mengatakan, hal tersebut juga merupakan bagian dari evaluasi karena menanggapi komentar paling banyak dari masyarakat, dalam mengeluhkan kondisi jalan yang kurang baik dan sumber daya air yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Kondisi jalan yang kurang baik tentu kurang sesuai dengan Kabupaten Bekasi sebagai daerah maju dari sisi industri dengan PAD yang besar dan APBD yang besar. Artinya tanggungjawab Dinas SDABMBK dan para pelaksana kontraktor tidak main-main menyangkut hajat hidup orang banyak dan mendukung perekonomian nasional,” jelasnya.

Dani Ramdan menyampaikan arahan kepada para kontraktor agar melakukan pekerjaan sesuai dengan spek (spesifikasi) atau aturan yang diberikan, karena banyak ditemukan infrastruktur jalan yang dalam setahun kondisinya sudah rusak dan spesifikasinya tidak sesuai.

“Saya yakin kalau speknya dipenuhi kerusakannya tidak secepat itu,” tuturnya.

Pemkab Bekasi, terang Dani, akan melakukan pengawasan kepada para kontraktor yang menjalankan proyek, dan apabila ditemui penyimpangan akan dikenakan denda atau penalti.

Dia juga memberikan hotline nomor pengaduan kepada para kontraktor agar bisa langsung melapor apabila ditemui ada pungutan atau kesulitan yang terjadi dalam melaksanakan proyek.

“Hotline-nya saya umumkan, siapa yang memungut sampaikan kepada saya, saya didukung juga oleh Pak Dandim, Kapolres, dan Kajari tegas ya mendukung kita semua,” tandasnya.

Dani berharap dengan adanya arahan ini pekerjaan proyek yang dilakukan para kontraktor di tahun 2022 bisa cepat selesai, sekaligus berkualitas.

“Sehingga masyarakat bisa menikmati hasilnya, pembangunan juga bisa lebih terakselerasi,” tutupnya.

Baca juga: Bupati Diminta Tindak Tegas Kontraktor Pengerjaan Jalan Raya Bosih Yang Amburadul

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan menjelaskan sesuai arahan Pj Bupati Bekasi, selain penandatanganan kontrak, pengerjaan yang sesuai spek, dan waktu, pihaknya akan segera mengeluarkan uang muka bagi para penyedia jasa.

“Diharapkan uang muka menjadi bekal bagi mereka untuk modal awal melaksanakan kegiatan, dan bagi kita Pemerintah Kabupaten dalam hal penyerapan anggaran,” ungkapnya.

Dalam kegiatan pengarahan tersebut, hadir para kontraktor dari Bidang Pembangunan Jalan, Bidang Sumber Daya Air, beserta UPTD.

“Ada 79 Bidang pembangunan jalan, 29 dari SDA, 22 di bidang jalan, dan UPTD-nya ada 71,” jelasnya.

Iwan berharap arahan Pj Bupati Bekasi dapat memicu perbaikan bagi para kontraktor agar dapat melakukan pekerjaan sesuai spesifikasi yang diberikan.

“Ini memberikan triger atau pemicu para penyedia barang jasa lebih baik dan lebih benar dalam melaksanakan kegiatan. Termasuk juga jadi pendorong bagi kami untuk lebih baik lagi,” imbuh Iwan. [SAM]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here