Kongres
Sejumlah mahasiswa diamankan karena terlibat pengeroyokan (foto:Afsah/Sindo TV)

MEULABOH – Kongres Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Aceh yang dilaksanakan, di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, berlangsung ricuh. Seorang mahasiswa terpaksa dilarikan kerumah sakit Cut Nyak Dien Meulaboh, lantaran dikeroyok.

“Kericuhan dipicu adanya propaganda antar sesama mahasiswa. Tiba-tiba, ada yang mendorong sehingga terjadi pengeroyokan oleh sekitar 20 orang mahasiswa yang berada dalam aula,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Faisal Rivai, Selasa (24/3/2015).

Labih lanjut, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sejumlah mahasiswa juga telah dimintai keterangan dari enam mahasiswa melakukan pemukulan, “Saat ini ada enam orang yang kita tahan untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.

Mahasiswa yang menjadi korban dalam penyerangan ini adalah Heri Apriansyah (22), tercatat sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat.

Tak terima terhadap pemukulan itu, keluarga Heri melaporkan kasus penyerangan ini ke Mapolres Aceh Barat, dan meminta kasus ini diusut. Polisi kemudian menahan enam orang pelaku yang diduga melakukan penyerangan terhadap Heri.

Dari informasi yang dihimpun, Pelaksana Kongres ke-3 BEM se-Aceh menyebutkan, kejadian bermula dari provokasi beberapa orang mahasiswa, termasuk pengurus BEM yang diundang untuk mengikuti kongres tersebut.

Sebelumnya, pembukaan Kongres BEM se-Aceh berlangsung di Universitas Teuku Umar (UTU) yang di hadiri Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, anggota DPD RI Fakhrul Razi, dan sejumlah pejabat daerah. [SIND]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here