Beranda Berita Utama Komisi II DPRD Cek UPTD Pembenihan Ikan di Cikarang Timur

Komisi II DPRD Cek UPTD Pembenihan Ikan di Cikarang Timur

0
Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan ke balai benih Cikarang Timur. Ist/Suara Bekasi Online
Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan ke balai benih Cikarang Timur. Ist/Suara Bekasi Online

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Timur: Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan kerja ke UPTD Perbenihan Ikan, di Kampung Buniherang, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur. Bersama Kepala Dinas Perikanan Agus Trihono, Camat Cikarang Timur Ani Gustini, Sekcam Cikarang Timur Rismanto, Kepala UPTD Perbenihan Ikan Ida Mulyani beserta jajarannya.

Dalam kunjungannya itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno menerangkan, pihak UPTD mengeluhkan soal ketersediaan lahan pembenihan, sehingga dengan minimnya lahan yang dimiliki. Pihaknya tidak mendapat bantuan dari pemerintah pusat

“Pemerintah Pusat menyediakan DAK sampai puluhan miliar setiap tahun-nya ke setiap daerah. Namun Kabupaten Bekasi belum dapat mengambil manfaat tersebut sampai dengan saat ini,” ungkapnya, Kamis (23/01).

“Dikarenakan ada pra syarat yang harus dipenuhi, yaitu berdasarkan Keputusan Dirjen Perikanan Budidaya Nomor 1106/2006, ditetapkan Luas BBI (Balai Benih Ikan) adalah minimal 2 hektar. Sementara lokasi ini hanya memiliki luas 1 hektar,” imbuhnya.

Hasil penuturan kepala UPTD, tambah Nyumarno, ditempat ini beragam benih jenis ikan dihasilkan, seperti Ikan Patin, Nila, Gurame, dan Lele. Sementara untuk pendistribusian benih ikan, pola yang dikembangkan dibagi kedalam dua pola distribusi.

“Pola pertama dengan cara pola distribusi bantuan gratis melalui proposal dan aturan berlaku, kemudian yang kedua melalui transaksi jual beli langsung ke BBI dan keuntungannya menjadi PAD dari Dinas Perikanan ke Pemkab Bekasi,” jelasnya.

Di tempat ini, jelas Politisi PDIP menyebutkan, juga mempunyai plasma atau mitra kerja pembenihan, yang mana disebut di sebut Unit Pembenihan Rakyat (UPR). Dimana kegiatannya membantu mengelola dan merawat indukan ikan sebagai calon bibit ikan unggul.

“Kelompok UPR ini memang menjadi standard pemerintah dalam pengelolaan dan pengeluarannya, dalam konteks bertujuan agar benih yang keluar mutunya bisa dijamin,” tandasnya. [RYN]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini