Kongres PAN
Kekuatan Uang Jadi Salah Satu Daya Ikat di Kongres PAN (Foto: Okezone)

SUARA BEKASI, Jakarta: Isu money politics sempat mencuat dalam perhelatan Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) ke-IV di Nusa Dua, Bali. Namun kabar itu pun langsung ditepis oleh kedua calon, Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan yang akan maju memperebutkan kursi ketua umum.

Menanggapi hal itu, pengamat politik, Gun Gun Heryanto mengatakan, bahwa kekuatan uang dalam sebuah kongres tetap akan menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Apalagi dua calon ketua umum PAN, Hatta dan Zulkifli sama-sama memiliki sumber financial yang sama kuatnya.

“Dua-duanya, kalau sumber daya finance pasti banyak investornya, tapi kan tidak hanya uang, banyak faktor lain. Makannya saya bilang sumber daya uang hanya jadi salah satu daya ikat,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (28/2/2015).

Menurut Gun Gun, masih banyak yang berpandangan bahwa politik uang dalam sebuah kongres atau mukhtamar jadi hal yang biasa. Padahal, lanjut dia, politik uang itu akan merusak demokrasi internal sebuah partai.

“Banyak yang beranggapan politik uang (dalam kongres) jadi hal yang biasa, politik uang itu buruk sekali untuk sebuah partai. Cuma kan memang realitas politik berbeda sekali,” tuturnya.

Dia berharap, kedua calon ketua umum ini bisa membangun tradisi politik internal yang jauh dari politik uang dan menjadi katalisator demokrasi partai berlambang matahari terbit itu.

“Di situ lah kedua tokoh ini (Hatta dan Zulkifli) menjadi katalisator demokrasi politik internal parpol dengan tidak semakin menginfiltrasi politik uang di dalam PAN,” tandasnya. [MAN/OKE]

 

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here