Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi beserta unsur Muspida memusnahkan sejumlah barang bukti perkara tindak pidana, Kamis (3/10/2019). Foto: Humas Pemda Kabupaten Bekasi.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi memusnahkan  sejumlah barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (3/10/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Daerah Bidang Pemerintahan (Asda 1) dan Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mewakili Bupati Bekasi.

Asda 1, Juhandi, mengharapkan adanya penurunan jumlah perkara tindak pidana umum di Kabupaten Bekasi.

“Saya berharap, nantinya akan terjadi jumlah penurunan perkara tindak pidana umum. Kita terus mengupayakan adanya enyuluhan,” kata Juhandi.

Ia menyampaikan agar pihak keluarga turut berperan dalam mengawasi anak-anaknya. Disampaikannya, bahwa jumlah remaja cukup banyak ditemui dalam kasus perkara pidana umum.

“Jangan sampai anak-anaknya keluyuran (pergi) tidak jelas. Ini tentunya butuh keterlibatan dari pihak keluarga juga, bukan hanya dari pemerintah,” terangnya.

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kejari Kabupaten Bekasi, Mayasari, menjelaskan beberapa barang bukti yang dimusnahkan antara lain sabu-sabu sebanyak 261 perkara dengan jumlah 826.3448 gram.

“Ganja sebanyak 116 perkara, dengan berat 16.595.137 gram. Serta ekstasi dengan jumlah yang cukup besar, sejumlah 507 butir dan senjata tajam sebanyak 31 bilah,” jelasnya.

Menurutnya, beberapa obat-obatan yang melanggar undang-undang penggunaannya juga turut dimusnahkan.

Selain itu, senjata api berjumlah 16 pucuk, uang palsu sebanyak 956 lembar dollar Amerika pecahan USD 100, juga tak luput mengamankan minuman keras berjumlah 208 liter.

“Jumlah tersebut menurun dari tahun lalu. Mengenai tindak pidana, paling lama dijatuhi 14 tahun penjara,” tutupnya. [SBO]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here