Kantor Kepala Desa Lenggah Jaya
Kantor Kepala Desa Lenggah Jaya Kecamatan Cabangbungin sedang berbenah diri dan tampil beda dengan memiliki dua buah patung besar Burung Garuda di luar dinding kantor desa. FOTO: ATA DUTA WIJAYA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cabangbungin: Turunnya dana bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk desa di Kabupaten Bekasi telah membuat Kepala Desa Lenggah Jaya, Sadih (38) memiliki Inspirasi yang beda dari desa lainnya.

Dana sebesar Rp.100 Juta yang berasal dari Provinsi Jawa Barat tersebut, ia alokasikan untuk pembangunan kantor desanya. Dengan corak yang berbeda dari kantor desa lainnya, ia memasang dua patung Burung Garuda Besar di luar dinding kantor desa.

Inisiatifnya tersebut membuat Kepala Desa Sukaindah, Dede Suryadi (45), tertarik dengan pembangunan kantor desa tersebut. Ia berencana menggunakan tukang yang sama bekerja di Desa Lenggah Jaya untuk membangun desanya.

“Saya tertarik kepada pembangunan Kantor Desa Lenggah Jaya, Kecamatan Cabangbungin. Ketika pembangunan kantor Desa Lenggah Jaya sudah selesai, saya akan memohon ijin kepada Kepala Desa Lenggah Jaya untuk memakai tukang yang sekarang sedang mengerjakan pembangunan kantor desanya untuk menjadi tenaga kerja saya,” ujar Kepala Desa Sukaindah, Dede Suryadi, baru-baru ini.

Kepala Desa Lenggah Jaya, Sadih, mengaku sangat kagum atas pekerjaan tukangnya yang bisa membuat patung Burung Garuda yang sangat indah dan menjadikan Kantor Desa Lenggah Jaya menjadi berbeda dari kantor desa lainnya di Kabupaten Bekasi.

“Saya pun tidak menyuruh untuk membuat kantor desa menggunakan lambang Burung Garuda, tukang bangunanlah yang meminta ijin kepada saya untuk membuat lambang dua patung Burung Garuda menemplok dinding. Ketika saya ijinkan dan pekerjaan pembuatannya sudah mulai selesai terbukti kantor pembangunan desa ini sangat indah dipandang mata, saya pun harus mengacungkan kedua jempol untuknya,” kelakarnya.

Masih katanya, anggaran yang didapat dari Bantuan Provinsi (Banprov) tersebut sangat membantu dan sangat bermanfaat, dikarenakan dengan anggaran yang lumayan cukup besar ini bisa memperbaiki kantor desanya.

“Jika kantor desa bagus masyarakat pun akan senang, dikarenakan kantor kepala desa adalah milik masyarakat bersama,” tuturnya. [ATA]

Tinggalkan Balasan