Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Risman Tarihoran. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Risman Tarihoran. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Bekasi terbilang cukup memprihatinkan, hal ini terbukti dari banyaknya kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Sepanjang tahun 2018 terdapat 367 kasus yang didominasi oleh kasus Narkotika jenis Sabu, Ganja, dan Ekstasi.

Sedangkan sejak Januari 2019 sampai dengan Mei 2019 perkara narkotika yang ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi sebanyak 146 kasus, hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari tahun sebelumnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Risman Tarihoran meminta kepada generasi muda untuk menjauhi narkoba yang membahayakan masa depannya.

“Diminta kepada generasi muda khususnya para pelajar supaya tidak bersentuhan dengan narkoba,” ungkapnya dalam program ‘Jaksa Menyapa’, Jumat (14/6/2019).

Ia mengatakan, pada mulanya Narkotika merupakan obat atau bahan yang bermanfaat dibidang pengobatan, pelayanan kesehatan, dan pengembangan ilmu pengetahuan, namun disisi lain dapat menimbulkan ketergantungan yang sangat merugikan apabila disalahgunakan.

“Narkotika ibarat pedang bermata dua, disatu sisi sangat dibutuhkan dalam dunia medis dan ilmu pengetahuan, disisi lain penyalahgybaannya sangat membahayakan masa depan generasi muda, ketentraman masyarakat dan mengancam eksistensi ketahanan nasional,” bebernya.

Ia mengungkapkan, kejahatan Narkotika bukan lagi kejahatan yang sifatnya lokal, akan tetapi telah merebak ke seluruh Indonesia. Kasus narkoba banyak ditemui di kota-kota besar, tak terkecuali di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Kabupaten Bekasi mengalami peningkatan penyalahgunaan Narkotika dari tahun ke tahun, Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Selatan, Tambun Selatan dan Tambun Utara merupakan wilayah yang rawan peredaran narkoba,” ungkapnya.

Untuk itu, menurutnya dibutuhkan peranan semua pihak termasuk Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memberantas peredaran narkoba.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris BNK Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna mengatakan, hingga kini Pemerintah Kabupaten Bekasi secara intensif terus melakukan upaya untuk menanggulangi bahaya narkoba. terutama dikalangan pemuda yang sering menjadi korban dan pelaku barang berbahaya ini.

Pihaknya sejauh ini, juga sering melakukan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam hal sosialisasi bahaya narkoba ke sejumlah tempat.

“Kita sudah melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah, tokoh masyarakat di desa, kantor kecamatan bahkan kita sampai ke Lapas Pasir Tanjung. kita kerjasama dengan kejaksaan maupun kepolisian,”ungkap pria yang juga menjabat sebagai Kabag Kesra Kabupaten Bekasi ini.

Pihaknya juga sering melakukan kegiatan yang sifatnya insidental dalam hal tes urine. seperti yang baru-baru ini dilaksanakan yakni tes urine pada supir bus yang hendak mengantarkan pemudik ke kampung halaman.

Iyan menambahkan, kegiatan tes urine juga intensif dilakukan, tidak hanya kalangan pelajar, instansi pemerintahan juga kerap kali dilakukan tes urine, karena menurutnya pelaku penyalahgunaan narkoba bisa terjadi pada siapa saja.

“Sejumlah instansi sudah kita lakukan tes urine,baru baru ini juga kita kerjasama dengan kodim dan korem, pegawai ASN juga sudah pernah kita tes urine seperti di Dinas Perhububgan dan Dinas Pemadam Kebakaran. Instansi lain Insyaallah akan menyusul kita tes urine juga,”bebernya.

Sebagai komitmennya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, kedepannya akan dibentuk kader anti narkoba per kecamatan yang bertujuan untuk mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkoba di tingkat kecamatan.

“Kita bentuk kader anti narkoba, kemudian kita buat acara seperti jambore dimana seluruh stakeholder hadir dan membantu kami untuk ikut ambil bagian dalam pencegahan bahaya narkoba,” jelasnya.

Dengan demikian, pihaknya berharap warga Kabupaten Bekasi dapat terhindar dari bahaya narkoba agar terwujudnya masa depan yang lebih baik. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here