Timun suri
TIMUN SURI: Pelajar di Kampung Kramat RT. 02/024 Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya, memanfaatkan waktu liburannya dengan menanam timun suri. Foto: Indra Gunawan/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Tarumajaya: Sejumlah pelajar di Kampung Kramat RT. 02/024 Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi, memanfaatkan waktu liburannya dengan menanam timun suri menjelang bulan suci Ramadan.

Para pelajar yang rata-rata masih duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA) ini optimis permintaan konsumen cukup tinggi saat memasuki Ramadan.

“Ya dari pada bermain tidak karuan, kita membantu orang tua kita di ladang untuk menanam timun suri,” kata Rozak (16) kepada Suara Bekasi, Kamis (28/5/2015).

Menurut Rozak, menanam timun suri sudah tiga tahun ini ditekuni oleh keluarganya dan para tetangganya.

Tanaman timun suri, kata dia, hasilnya cukup menjanjikan, apalagi menjelang bulan suci Ramadan nanti.

Dikatakannya, pengembangan budidaya tanaman timun suri relatif membantu pendapatan ekonomi keluarga. Keuntungan pengembangan tanaman buah khas bulan Ramadan itu mencapai Rp 3 juta per minggunya.

“Kami tahun ini mengembangkan timun suri seluas dua hektar,” jelasnya.

Kendati demikian, menurut dia, petani di sini sudah terbiasa jika menjelang Ramadan melaksanakan tanam timun suri.

Rozak menambahkan, permintaan produksi timun suri dari daerahnya cukup tinggi lantaran buahnya memilik kelebihan.

“Selain rasanya pulen dan beraroma, daging buahnya juga tebal,” tuturnya. [GUN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here