Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja didampingi Sekretaris Daerah H. Uju, tengah diwawancara sejumlah awak media usai merotasi 230 pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi, di Aula Gedung Diskominfosantik, Cikarang Pusat, Kamis (31/10/2019). Foto: Supardi/suarabekasi.id.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Lagi, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, merotasi 230 pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar) yang berlangsung di Aula Gedung Diskominfosantik,  Cikarang Pusat, Kamis (31/10/2019).

Bupati mengutarakan alasan merotasi dan memutasi ratusan pejabat tersebut yang dilakukan menjelang penyusunan APBD tahun 2020.

“230 pejabat yang dirotasi dan mutasi hari ini adalah untuk mengisi kekosongan sejumlah jabatan, dan juga untuk penyegaran agar mereka lebih bersemangat lagi,” kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, kepada sejumlah awak media usai pengambilan sumpah jabatan dan sambutan.

Menurut Eka, dari 230 orang yang dilantik itu, ada tiga orang di antaranya adalah menduduki jabatan esselon II.

Mereka adalah Rahmat Atong sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Iyan Priyatna menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta Hasan Basri menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.

Bupati meminta agar seluruh pejabat dapat cepat beradaptasi di jabatan yang baru dan segera melaksanakan program yang telah disusun.

“Untuk pejabat yang mendapat jabatan baru, saya meminta agar memahami slogan “Bekasi Baru Bekasi Bersih” yang memiliki makna semangat baru dalam rangka membangun Kabupaten Bekasi melalui tata kelola pemerintahan dan inovasi,” tandas Eka.

Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja menyampaikan kata sambutan dalam acara rotasi/mutasi pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Bekasi, Kamis (31/10/2019). Foto: Supardi/suarabekasi.id.

Lebih jauh Eka pun menyinggung soal persiapan dalam menghadapi musim penghujan, yakni untuk mengantisipasi banjir dan dampaknya, serta meminta seluruh pihak berkosentrasi mengatasi persoalan sampah.

“Saya minta seluruh Camat langsung turun ke lapangan mengatasi persoalan sampah di wilayahnya masing-masing, apalagi kemarin saya juga melihat di media sosial ada sungai di Kabupaten Bekasi yang sampahnya menumpuk. Tentu saja ini menjadi tugas kita bersama,” imbuhnya. [KAR]

Tinggalkan Balasan