Hasil Drawing Liga Champion 2015 8 Besar
Hasil Drawing Liga Champion 2015 8 Besar

SUARA BEKASI, Jakarta: Jadwal 8 besar Liga Champions sudah diumumkan UEFA di Nyon Swiss, Jumat (20/3/2015).  Partai perempat final akan digelar pada 15 dan 16 April  (leg pertama) serta 22 dan 23 April (leg kedua). Barcelona akan bertemu dengan PSG serta Real  Madrid bersama Atletico melakoni derby Madrid.

Selain Barcelona vs PSG (Paris Saint-Germain) dan derby Marid, hasil undian jadwal 8 besar Liga Champions yang akan dimainkan pada 15 – 16 April dan 22 – 23 April mempertemukan Juventus vs AS Monaco dan Bayern Muenchen vs Porto di perempat final.

Undian jadwal 8 besar alias perempat final Liga Champions dipimpin oleh Sekretaris Uni Europa Footbal Association (UEFA)  Gianni Infantino dengan didampingi oleh bekas pemain Borussia Dortmund yang kini menjadi duta final Liga Champions 2015, Karl-Heinz Riedle.

Berikut hasil pengundian jadwal pertandingan babak 8 besar alias perempatinal Liga Champions yang akan dimainkan pada 15, 16, 22, dan 23 April yang dilansir www.uefa.com:

LEG PERTAMA

15 April 2015
Atlético Madrid vs Real Madrid
Vicente Calderón, Madrid

15 April 2015
Juventus vs Monaco
Juventus Stadium, Turin

16 April 2015
Porto vs Bayern Munchen
Estádio do Dragão, Porto

16 April 2015
Paris Saint-Germain vs Barcelona
Parc des Princes, Paris

LEG KEDUA

22 April 2015
Barcelona vs Paris Saint-Germain
Camp Nou, Barcelona

22 April 2015
Bayern Munchen vs Porto
Allianz Arena, Munich

23 April 2015
Real Madrid vs Atlético Madrid
Santiago Bernabéu, Madrid

23 April 2015
Monaco vs Juventus
Stade Louis II, Monaco

Berikut perjalanan delapan tim yang berhasil menembus 8 Besar Liga Champions:

1. Bayern Munchen Vs Shakhtar Donetsk (Lolos: Bayern Munchen)

Bermain imbang 0-0 di pertemuan pertama, Bayern Munchen ngamuk di leg kedua, setengah lusin lebih digelontorkan anak asuh Pep Guardiola itu. Berawal dari gol penalti Thomas Mueller, yang kemudian dilanjutkan oleh Jerome Boateng, Franck Riberry, Mulleer, Holger Badstuber,Robert Lewandowski dan ditutup oleh Mario Goetze.

2. Chelsea Vs PSG (Lolos: Paris Saint Germain)

John Terry cs mempunyai modal lumayan saat menjalani leg kedua setelah dipertemuan pertama di Parc de Prince berhasil menahan imbang Paris Saint Germain (PSG) dengan skor 1-1. Saat itu gol the Blues diciptakan oleh Branislav Ivanovic sebelum akhirnya disamakan oleh Edinson Cavani.

Tim asuhan Jose Mourinho hanya butuh hasil seri 0-0 untuk lolos. Rencana tersebut nyaris sempurna, apalagi Garry Cahill mencetak gol di menit 81. Namun, malapetaka itu datang dan Dewi Fortuna lebih berpihak ke PSG. David Luiz berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan kepalanya.

Hasil akhir dari pertandingan ini 2-2 usai gol penalti Eden Hazard mampu kembali disamakan oleh PSG lewat Thiago Silva. Dengan hasil akhir ini berarti, PSG lebih unggul dalam mencetak gol ke kandang lawan saat tandang, dengan agregat akhir 3-3.

3. Porto Vs Basel (Lolos: Porto)

Basel sempat menahan laju Porto saat tim asal Swiss ini bertindak sebagai tuan rumah dengan hasil seri 1-1. Namun, Porto membuktikan kualitas mereka masih satu strip di atas Basel.

Empat gol berhasil dibuat dari tembakan jarak jauh para sniper Porto, Yacine Brahimi, Hector Herrera, Casemiro dan Vincent Aboubakar.

4. Real Madrid Vs Schalke 04 (Lolos: Real Madrid)

Real Madrid lolos dengan agregat tipis dalam fase ini. Setelah menang 2-0 di kandang Schalke, penampilan buruk malah terjadi saat Cristiano Ronaldo cs main di depan publik sendiri, Santiago Bernabeu.

Schalke nyaris saja mengubur asa Madrid mempertahankan trophi Liga Champions. Jika saja Schalke mampu menang dengan skor 5-3 di pertemuan kedua maka klub asal Jerman itu yang akan masuk ke perempat final. Namun takdir menegaskan Madrid lah yang melenggang ke babak delapan besar.

5. AS Monaco Vs Arsenal (Lolos: AS Monaco)

Arsenal mengusung misi keajaiban saat bertandang ke markas AS Monaco, Stadion Stade Louis. Anak asuh Arsene Wenger coba membalikkan keadaan setelah kalah 1-3 di pertemuan pertama.

Misi mustahil ini nyaris terwujud, Arsenal mampu menjebol gawang Monaco lewat sepakan Olivier Giroud dan Jack Wilshere. Namun gol dari Wilshere tersebut ternyata yang terakhir. Arsenal tidak masuk meski mempunyai agregat sama 3-3 karena Monaco lebih banyak mencetak gol kala di kandang The Gunners.

6. Atletico Madrid Vs Bayer Leverkusen (Lolos: Atletico Madrid)

Laga ini harus ditentukan lewat drama adu penalti setelah kedua tim mempunyai agregat sama 1-1 sepanjang 120 menit pertandingan. Mental yang lebih kuat dan dukungan dari suporter tuan rumah membuat para algojo Atletico lebih pede saat mengekseskusi titik 12 pas.

7. Barcelona Vs Manchester City (Lolos: Barcelona)

Barcelona mengandaskan harapan Inggris terakhir di Liga Champions, Manchaster City setelah di pertemuan pertama kalah 1-3 dan leg kedua menyerah 0-1. Lionel Messi layak jadi bintang karena penampilannya menginspirasi timnya untuk menang.

8. Juventus Vs Borussia Dortmund (Lolos: Juventus)

Juventus membuktikan tahun in mereka layak diperhitungkan di pentas Eropa setelah berjaya di dalam negeri selama tiga tahun. Borussia Dortmund yang begitu perkasa di Liga Champions di bekuk dua kali, 2-1 (leg pertama) dan 3-0 saat Die Borussen menjadi tuan rumah.

[ADH/SOL]

1 KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here