PPKHB
Sosialisasi Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB) di ruang rapat Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Selasa (25/8/2015). Foto: Indra Gunawan/Suara Bekasi Online.

 

SUARA BEKASI, Kota Bekasi: Universitas Terbuka (UT) Jakarta gelar kegiatan Sosialisasi Pengakuan Pengalaman Kerja dan Hasil Belajar (PPKHB) di ruang rapat Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Selasa (25/8/2015).

Program PPKHB tersebut bertujuan untuk bisa meningkatkan mutu guru, khususnya guru Sekolah Dasar (SD) se-Kota Bekasi minimal memiliki gelar S1 (Strata 1).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Dedi Djunaedi, mengatakan bahwa mulai tahun 2015 dan kedepannya, para guru se-Kota Bekasi wajib memiliki gelar S1.

“Guru yang wajib memiliki gelar S1 tidak hanya untuk guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja, tetapi guru Tenaga Kerja Kontrak (TKK) pun diwajibkan juga memiliki gelar S1 tersebut,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (25/8/2015).

Ia mengatakan, bagi guru yang mengikuti program ini pun akan mendapatkan bantuan empat semester secara gratis melalui anggaran pusat.

“Jika seorang guru Sekolah Dasar tidak memiliki ijazah S1, guru tersebut akan dicabut verifikasinya,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi, mengimbau kepada Dinas Pendidikan untuk menyampaikan kepada seluruh UPTD Pembinaan SD se-Kota Bekasi, melalui via WhatsApp Sekretaris Dinas Pendidikan.

“Jika Sosialisasi ini tidak dipatuhkan kepada pihak UPTD dan Sekolah Dasar, maka ia akan menindak tegas dengan cara memberi beberapa hukuman berupa totasi atau mutasi,” tukasnya.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi PPKHB Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Jakarta, dan Pihak UPTD Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kecamatan se-Kota Bekasi. [GUN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here