Nayakan Api, Porda Jabar XII
NYALAKAN API PORDA: Perwakilan atlet dan official Kabupaten Bekasi nyalakan api Porda pada kegiatan pembukaan Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jabar XII Tahun 2014, Rabu (12/11) malam. Dengan telah dinyalakannya api Porda, pertanda hajat akbar olah raga se-Jawa Barat tersebut siap dimulai. FOFO: AHMAD SURYADI/SURYADI

SUARA BEKASI, Cikarang Timur: Pekan Olah Raga Daerah (Porda) Jawa Barat XII Tahun 2014 dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) IV Tahun 2014 resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Stadion Utama Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Rabu (12/11) malam.

Gubernur mengatakan, ajang Porda ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi kesuksesan olah raga di Jawa Barat dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.

“Porda ini menjadi batu loncatan prestasi khususnya olah raga, baik hari ini maupun masa yang akan datang, sehingga Jabar Kahiji bisa terus melekat bahkan pada prestai olah raga di Indonesia,” kata Gubernur Ahmad Heryawan.

Menurut Heryawan, penyelenggaraan PON Jabar nanti akan menjadi yang paling meriah dibandingkan PON sebelumnya.

PON 2016 ini diharapakan bisa menjadi momentum bagi bangkitnya olah raga di Jawa Barat. Selama ini Jabar menjadi lumbung penyumbang atlet bagi Indonesia. Pelaksanaan PON kali ini juga harus gebyar dibandingkan penyelenggaraan PON sebelumnya.

Heryawan optimistis, perhelatan PON di Bumi Pasundan itu akan menjadi PON paling sukses, meriah dan memberikan keuntungan paling besar.

Menurut dia, Jabar belajar banyak dari penyelenggaraan PON 2000 di Surabaya Jatim, PON 2004 di Palembang, PON 2008 di Kaltim dan terakhir PON 2012 di Riau.

“Sukses PON 2016 tidak hanya pada juara umum dan pemecahan rekor tetap juga sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses pemberdayaan ekonomi, dan sukses administrasi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, menuturkan permohonan maafnya kepada seluruh kontingen yang hadir atas ketidaknyamanan stadion yang belum rampung 100%, namun tetap menjadi tempat pembukaan event terbesar di Jabar itu.

“Kami menyadari ketidaknyamanan stadion ini. Namun, intinya pada momentum ini diharapkan bisa menjadi benih prestasi di Jabar. Persaingan antar kontingen kali ini lebih ketat. Jadi seluruh atlet harus kerja keras,” terangnya.

Selain itu, lanjut Neneng, ajang Porda ini bisa menjadi upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi dengan tantangan dan hambatan yang ada untuk akselerasi. Ia juga berharap muncul rekor-rekor baru tercipta dari atlet-atlet.

Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin, menuturkan meski kondisi stadion tempat dibukanya Porda belum sempurna, namun rasa dan semangat keolahragaan yang dirasakan sangat besar. Terbukti dari antusias dan semangat para atlet dari setiap kontingen yang ikut serta.

“Kita optimalkan kemampuan untuk mewujudkan Jabar Kahiji di tahun 2016. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Persib Bandung yang menjadi juara ISL musim ini. Semoga semangat serta kemenangan Persib ini bisa menjadi pemicu para atlet untuk berprtestasi,” katanya.

Ketua Harian Pengurus Besar (PB) Porda XII Tahun 2014, Muhyiddin menuturkan, kontingen yang mengikuti ajang itu sebanyak 10056 orang, 6533 panitia dan 52 cabang olahraga.

Porda Jabar kali ini memperebutkan 809 medali sedangkan untuk Peparda 615 medali. Meski begitu, pertandingan cabang olah raga tidak semuanya digelar di Kabupaten Bekasi. Hanya 38 cabor yang digelar di Kabupaten Bekasi, sisanya digelar di Kabupaten Bogor, Kabupaten Karawang, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Selain menyalakan obor sebagai simbolis pembukaan Porda. Dalam acara tersebut juga turut dimeriahkan oleh Luna Maya dan Ananda “Omesh” sebagai master of ceremony, selain itu turut dihibur oleh penampilan Zaskia Gotik dan Wali Band. [KAR/HER/SUR]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here