­

SUARA BEKASI ONLINE, Bekasi Timur: Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bekasi menggelar aksi bersih-bersih dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kamis (1/6/2017).

Sekretaris GMKI Bekasi, Rorot Purba mengungkapkan, aksi tersebut merupakan bagian dari penghormatan GMKI terhadap para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dari tempat ini kami mencoba merefleksikan diri, bagaimana para pahlawan kita yang gugur, bersikeras mengorbankan nyawanya untuk menjaga keutuhan NKRI, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika,” pungkasnya.

Dalam peringatan hari lahir Pancasila, ia mengajak para pemuda, khususnya mahasiswa untuk ikut mengewajantahkan dan membumikan pancasila sebagai falsafah hidup bangsa.

“Tanggal 1 Juni 1945, melalui persidangan BPUPKI, para founding father kita sudah merumuskan dasar negara kita, yaitu Pancasila, olehkarenanya kita sebagai penerus bangsa harus terus mempertahankan dasar negara kita, dan melawan terhadap pihak-pihak yang mencoba merubah dasar negara kita,” ujar Rorot.

Kendati demikian, ia merasa miris dengan kondisi pemuda kini yang bahkan tidak memahami Pancasila, ironisnya lagi bahkan ada pula yang tidak hapal sila dalam Pancasila.

“Di Era kemajuan teknologi , dari data hasil lembaga penelitian Indonesia menyatakan bahwa dari 100 orang Indonesia 27 diantaranya tidak hapal butir-butir Pancasila. Sungguh sangat kecewa para penemu teknologi canggih, dimana mereka menciptakan itu untuk mempermudah kita untuk mencari tahu apapun yang kita butuhkan, kapanpun dan dimanapun, namun tidak banyak sadar akan hal itu,” ujarnya.

“Dewasa kini, bukan lagi belajar untuk memahami makna dari Pancasila akan tetapi menyebarkannya, menjaga persatuan dan menanamkan indahnya pluralisme di negara kita ini,” imbuhnya. [RED]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here