Pelajar
TERJARING: Enam pelajar yang sedang berkeliaran di luar saat jam sekolah, terjaring razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi pada Jumat (20/3/2015). FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Puluhan pelajar yang sedang berkeliaran di luar jam sekolah, terjaring razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, Jumat (20/3/2015).

Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur pada Satpol PP Kabupaten Bekasi, Rajawali Agung, mengatakan bahwa  Satpol PP Kabupaten Bekasi menjaring para pelajar yang kedapatan berkeliaran saat jam sekolah.

Razia yang dilakukan menurut Rajawali Agung, karena banyaknya laporan yang masuk terkait pelajar bolos sedang asyik nongkrong di warnet.

“Razia yang dilakukan Pol PP bukan yang pertama kalinya hari ini, melainkan sejak tahun 2015 Satpol PP sudah giat merazia pelajar yang bolos. Target kami siswa-siswi yang ada di luar saat jam belajar,” ujarnya kepada wartawan, setelah mendata para pelajar yang terazia, Jumat (20/3/2015).

Dikatakannya, razia yang dilakukan di warung internet (warnet) yang ada di Wilayah Cikarang Baru dan Cikarang Pusat, lantaran diduga banyak pelajar yang sering bermain di warnet tersebut.

Alhasil, Satpol PP menjaring enam pelajar masih berseragam sekolah dan membawa mereka untuk didata dan dilakukan pembinaan.

“Kami mengamankan enam siswa yang ada di warnet-warnet yang masih berseragam sekolah. Kami bawa pelajar ke Pemda untuk pembinaan agar tidak mengulangi kembali,” ucapnya.

Masih menurut Rajawali, Satpol PP juga menyisir lokasi di pelataran plaza Pemkab Bekasi, tepatnya dekat rumah dinas Wakil Bupati. Di lokasi tersebut, kerap didapati siswa dan siswi yang datang bermain menggunakan lapangan futsal milik Pemda pada saat jam belajar.

Satpol PP, kata ida, membantu Dinas Pendidikan untuk mengatur siswa-siswi sekolah yang di luar tidak disiplin.

“Kami bukan pelit untuk memakai lapangan futsal. Lapangan futsal bukan fasilitas tempat umum sarana olah raga untuk mereka. Kami hanya tidak mau ada hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Rajawali menambahkan, untuk selanjutnya Satpol PP akan merazia pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan memakai seragam dinas yang ada di luar saat jam kerja.

“Kami selanjutnya akan merazia ASN yang berada di luar tanpa surat dinas,” pungkasnya. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here