Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, H. Uju, didampingi Perangkat Daerah saat menerima penghargaan pelayanan publik dengan predikat sangat baik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), di Hotel Aston, Batam, Kamis (7/11/2019. Foto: Humaspro.

SUARA BEKASI ONLINE: Lagi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi Jawa Barat meraih penghargaan pelayanan publik dengan predikat sangat baik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Penghargaan kali keempat yang diterima sejak tahun 2016 tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo, kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju, selaku perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dalam Penyerahan Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik Tahun 2019 untuk lingkup Wilayah I, di Hotel Aston, Batam, Kamis (7/11/2019).

Dalam kesempatan itu, Uju mengatakan penghargaan tersebut merupakan motivasi bagi seluruh Perangkat Daerah dalam memberikan pelayanan terbaik dan berusaha semaksimal mungkin guna melayani masyarakat, terutama di Kabupaten Bekasi.

“Ini merupakan motivasi untuk memberikan kemudahan, dan juga mudah-mudahan memberikan kebahagiaan kepada masyarakat. Sejalan dengan harapan Bupati, mewujudkan Bekasi Baru Bekasi Bersih,” ujar Uju kepada wartawan.

Lebih jauh Uju mengatakan, pihaknya ke depan ingin memberikan pelayanan yang lebih prima kepada masyarakat dengan mempersiapkan MPP (Mal Pelayanan Publik).

“Sesuai dengan instruksi Bupati, kita sedang mempersiapkan MPP atau Mal Pelayanan Publik untuk penyelenggaraan pelayanan di Kabupaten Bekasi, yang akan disentralisir di suatu tempat. Persiapan sudah dimulai, dan tempat sudah disiapkan. Untuk Perangkat Daerah, khususnya yang menyediakan pelayanan publik agar menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk peningkatkan kualitas SDM-nya,” tandas Uju.

RSUD yang telah empat tahun berturut-turut menerima predikat sangat baik, kata Uju, menjadi tolok ukur bagaimana semua pelayanan publik harus dikelola secara maksimal, khususnya dalam peningkatan sarana dan prasarana, serta kualitas dari SDM.

“Kita ingin semua diupayakan lebih maksimal lagi. RSUD, yang telah menerima penghargaan di tahun keempat, kita prioritaskan peningkatan layanannya, tinggal beberapa hal lagi yang perlu disempurnakan. Adapun terkait PTSP dan Disdukcapil kita akselerasi untuk bagaimana meningkatkan sarana prasarana, termasuk peningkatan kualitas layanan SDM sebagai penyelenggara pelayanan publik,” ungkapnya.

Perwakilan dari RSUD Kabupaten Bekasi, dr. Rudi mengatakan bersyukur atas penghargaan tersebut.

Ia mengatakan hal itu sebagai motivasi RSUD agar ke depannya dapat melayani kebutuhan dan memudahkan masyarakat.

Alhamdulillah atas penghargaan yang diberikan kepada RSUD dalam evaluasi pelayanan publik ini. Ke depan, pelayanan publik memang dituntut untuk menjawab kebutuhan masyarakat sesuai dengan harapan masyarakat, yang terjangkau, pasti, murah, dan gampang diakses, sehingga memudahkan masyarakat untuk meningkatkan kehidupannya dan lebih sejahtera,” kata dr. Rudi.

Diketahui, Kementerian PANRB telah melakukan evaluasi kinerja unit penyelenggara pelayanan publik tertentu kepada Pemerintah Daerah terpilih di lingkup Wilayah I, yang mencakup 11 provinsi dan 80 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Bekasi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menunjuk tiga Perangkat Daerah sebagai objek penilaian pelayanan publik, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Berdasarkan Permen-PANRB Nomor 17 Tahun 2017, instrumen evaluasi pelayanan publik tersebut meliputi kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, SIPP, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi. [RED]

Tinggalkan Balasan