Pelatihan penerapan inklusi di tempat kerja yang ada di Kabupaten Bekasi secara virtual yang berlangsung di Hotel Sakura Park Delta Mas, Cikarang Pusat, Kamis (24/09/2020). Foto: Humaspro.

SUARABEKASI.ID, Cikarang Pusat: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan para penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang memiliki kedudukan hak, kewajiban, dan peran yang sama dengan masyarakat yang lainnya.

Hal itu diutarakan Bupati Bekasi usai membuka Pelatihan Penerapan Inklusi di Tempat Kerja yang ada di Kabupaten Bekasi secara virtual yang berlangsung di Hotel Sakura Park Delta Mas, Cikarang Pusat, Kamis (24/09/2020).

“Penghormatan terhadap martabat tanpa diskriminasi keragaman manusia dan kemanusiaan meliputi persamaan kesempatan, kesetaraan inklusi, dan perlakuan khusus dan perlindungan lebih juga harus dirasakan oleh penyandang disabilitas,” ungkap Eka Supria Atmaja.

Ia mengatakan, sebagaimana mandat dari Pasal 53 Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas, maka Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Miliki Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

Baca juga: Peringati Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Bekasi Komitmen Wujudkan Disabilitas Unggul

Berdasarkan hal tersebut, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bekerja sama dengan Humanity & Inclusion mengadakan pelatihan penerapan inklusi di tempat kerja ini dalam rangka pemberdayaan penyandang disabilitas.

“Tujuan dari kegiatan ini tentunya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat bagi penyandang disabilitas di daerah Kabupaten Bekasi dan pemberdayaan kaum penyandang disabilitas muda dalam mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid berharap pelatihan ini dapat membuat kaum disabilitas mempunyai hak yang sama dalam pekerjaan.

“Diharapkan melalui kegiatan ini penyandang disabilitas memiliki kedudukan yang sama dalam pekerjaan, karena kebutuhan pokok dalam kehidupan sama dengan masyarakat yang lainnya dan berharap kegiatan ini dapat diterima dan disikapi untuk penyandang disabilitas,” katanya.

Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi, Sutomo juga mengatakan dirinya mendukung adanya kegiatan ini.

“Melalui kegiatan ini pengusaha dan perusahaan bisa mengetahui pemberdayaan pekerja-pekerja yang bisa bergabung di Apindo maupun perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Salah satu peserta kegiatan ini yang juga penyandang disabilitas mengatakan, dengan adanya program ini teman-teman penyandang disabilitas yang lain bisa lebih mandiri dalam aspek pekerjaan, memiliki penghasilan serta penyamarataan tingkat sosial kaum disabilitas di lingkungan pekerjaan. [RYN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here