Banner Idul Fitri 1440H
Komisi II
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, H. Mulyana Muchtar. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi yang ‘plesiran’ ke Nusa Tenggara Barat.  Beberapa wakil rakyat Komisi II DPRD Kabupaten  Bekasi membawa anak, istri atau keluarga dalam melakukan Kunker.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Mulyana Muhtar membenarkan dirinya membawa keluarga ketika kunker ke Nusa Tenggara Barat selama 3 hari.

“Iya benar, berangkat hari Minggu pulangnya hari Rabu. Ke Mataram, Lombok,” kata dia.

Untuk tiket pesawat dan penginapan, Mulyana menegaskan tidak menggunakan duit negara. Dia mengaku memberikan uang pada staff dewan untuk dibelikan tiket pesawat.

“Tiket pesawat beli sendiri. Saya kasih duit untuk beli tiket pesawat. Kalau kamar, ya kita satu kamar. Keluarga saya satu kamar di hotel tempat saya menginap,” jelasnya.

Disinggung soal moral dan etika sebagai wakil rakyat yang membawa keluarga ketika Kunker ke keluar kota, Politisi Partai Demokrat ini mengaku tidak menjadi persoalan. Bahkan dianggap sebagai hal yang biasa.

“Itu sudah biasa. Selama tidak mengganggu pekerjaan sebagai anggota DRPD, saya gak malu,” ujarnya.

Dari informasi salah satu staff keuangan DPRD, dari puluhan anggota Komisi II yang Kunker ke Lombok, ada 2 dewan yang membawa serta keluarga.

Namun, untuk pembelian tiket pesawat, staff tersebut membelinya menggunakan uang saku anggota tersebut.

“Itukan kita beli dulu, nanti dipotong dari uang saku atau spj dewan tersebut,” ujarnya meminta tidak disebutkan identitasnya.

Informasi yang diterima, Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi melakukan Kunker ke NTB selama 3 hari sejak Minggu, 1-4 April 2018.

Kunker wakil rakyat seharusnya dilakukan secara profesional bukan dijadikan kegiatan sampingan untuk berekreasi bersama keluarga. Jika membawa anak istri dianggap wajar, patut dipertanyakan tujuan kunker selama ini. [SEP].

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here