Lahan kosong yang disulap jadi destinasi wisata Taman Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (Taman RPTRA), yang terletak di Jalan Cisanggiri Raya Perumahan Graha Asri Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur. Foto: Wisnu Wirian/suarabekasi.id

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Timur: Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar), berhasil mengubah lahan kosong yang tidak terawat menjadi sarana objek wisata baru masyarakat berupa Taman Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (Taman RPTRA).

Taman RPTRA yang terletak di Jalan Cisanggiri Raya Perumahan Graha Asri Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur ini diprediksi bakal menyedot banyak pengunjung dan menjadi salah satu alternatif destinasi wisata ramah anak yang ada di Kabupaten Bekasi.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, mengatakan jika Taman RPTRA Cikarang Timur yang kali pertama dibangun di Kabupaten Bekasi ini sudah didukung dengan beragam fasilitas yang cukup lengkap, sehingga diharapkan dapat memanjakan para pengunjung.

“Fasilitas yang disediakan di sini sudah lengkap, seperti ada lintasan lari, lapangan voli, lapangan basket, panggung pentas, arena bermain skateboard, pendopo yang difasilitasi dengan kolecer, serta alat bermain anak-anak seperti ayunan, jungkat-jungkit dan banyak lainnya,” kata Iwan Ridwan kepada suarabekasi.id, usai peresmian Taman RPTRA oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, Rabu (12/2/2020) pagi.

Baca juga: Bupati Bekasi Resmikan RPTRA Pertama di Kabupaten Bekasi

Iwan menjelaskan, pada tahun 2020 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berencana membangun beberapa taman besar yang tersebar di sejumlah titik di beberapa kecamatan.

Menurutnya, ada lima kecamatan di antaranya yang akan mendapatkan pembangunan Taman Lingkungan (sclupture), yaitu Kecamatan Tambun Utara, Cikarang Pusat, Sukawangi, Sukakarya dan Kedungwaringin.

“Sedangkan Taman Bermain sementara difokuskan di Kecamatan Cibitung, Kedungwaringin, Cikarang Barat, Karangbahagia, dan Serangbaru,” ungkap Iwan seraya menambahkan untuk pembangunan Taman Median Pulau yakni di Taman Pulau Mareleng yang berada di Kecamatan Kedungwaringin.

Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja dan Kepala Disperkimtan, Iwan Ridwan, saat melepaskan balon usai meresmikan Taman RPTRA Cikarang Timur, Rabu (12/2/2020) pagi. Foto: Humaspro.

Ia mengatakan setelah sukses menggarap Taman RPTRA ini yang telah diresmikan langsung oleh Bupati Bekasi, berharap dapat menjadi daya tarik serta menjadi ikon taman ramah anak yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Tentunya dengan didukung fasilitas yang memadai, hal ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk masyarakat Kabupaten Bekasi bisa datang dan berwisata bersama dengan keluarganya,” ungkap mantan Kepala Bagian ULP ini.

Sementara itu, seorang warga Kecamatan Cikarang Timur yang datang saat peresmian Taman RPTRA, Ihsan Lubis, mengapresiasi kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi yang telah membangun taman tersebut menjadi lahan wisata baru bagi masyarakat sekitar khususnya.

“Sebagai warga kami tentunya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemda. Tempat ini yang dulunya lahan kosong, sekarang jadi tempat untuk berkumpul warga sekitar maupun warga Kabupaten Bekasi sendiri,” tutur Ihsan.

Dia mengatakan, jika tempat tersebut sebelum dibangun taman ini merupakan lahan kosong yang tidak terawat dengan ditumbuhi rerumputan yang tinggi dan agak menyeramkan jika dipandang mata.

“Sebelum dibangun taman ini, dulunya adalah lahan kosong yang enggak terawat. Warga sekitar aja kalau malem-malem enggan lewat sini,” ungkap Ihsan.

Tampak Taman RPTRA Cikarang Timur yang kali pertama dibangun di Kabupaten Bekasi sudah ditunjang dengan beragam fasilitas yang cukup lengkap, sehingga dapat memanjakan para pengunjung. Foto: Wisnu Wirian/suarabekasi.id

Warga Desa Jatireja, Erna, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat. Menurutnya, dengan adanya taman ramah anak ini dapat membantu perekonomian warga sekitar.

“Terima kasih pemerintah, Pak Bupati, dengan adanya taman ini bisa membantu perekonomian warga sekitar sini, jalan di lingkungan sini juga jadi lebih rame,” tutur Erna yang sehari-hari berjualan kue dan makanan untuk membantu ekonomi keluarga. [WIS/MAN]

Tinggalkan Balasan