Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Bekasi, Yana Suyatna. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online
Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Bekasi, Yana Suyatna. Foto: Sepri Parulian/Suara Bekasi Online

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi tahun ini menargetkan retribusi parkir sebesar Rp 1 miliar. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna.

“Di 2018 sebelum perubahan target retribusi parkir sebesar Rp75 juta. Kemudian setelah perubahan menjadi Rp250 juta. Kemudian di tahun ini target retribusi parkir menjadi Rp1Miliar,” kata dia, kemarin.

Namun, ia menekankan bahwa targetan tersebut berasal dari retribusi parkir bukan pajak parkir. Karena, banyak kalangan yang salah menafsirkan dua hal tersebut.

“Parkir dibagi dua, ada pajak parkir, ada retribusi parkir. Kalau pajak parkir menjadi kewenangan Bapenda, kalau retribusi parkir di kita (Dishub),” ujarnya.

“Saya masih melihat ada yang menafsirkan kalau pajak parkir itu sebagai retribusi parkir. Padahal itu beda. Contohnya parkir di minimarket. Meskipun adanya di pinggir jalan tapi kan itu bukan lahan negara,” lanjutnya.

Sementara, target keseluruhan PAD yang dihasilkan Dishub Kabupaten Bekasi untuk tahun 2019 sebesar Rp 6,3 miliar, angka tersebut meningkat dari tahun 2018 yang hanya sebesar Rp 5 miliar.

“Target pendapatan paling besar berasal dari pengujian kendaraan bermotor, yakni sekitar Rp4 miliar,” tutupnya. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here