Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Dishub
Sepeda motor jenis trail kapasitas 80 CC yang dibagikan kepada personel pemburu macet Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, untuk ditempatkan di beberapa ruas jalan yang rawan kemacetan. FOTO: DEDI JUNESKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Utara: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi bagikan 15 unit motor jenis trail kapasitas 80 CC kepada personel lapangan pemburu macet. Motor tersebut rencananya digunakan untuk mengurai kemacetan di beberapa ruas jalan di Kabupaten Bekasi?.

“15 Motor jenis trail dibagikan kepada personel pemburu macet yang ?ditempatkan di lokasi tersebut untuk selalu sigap,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Ali Syahbana yang ditemui Suara Bekasi usai menghadap Sekda di ruangan Sekda, Rabu (3/12).

Menurut Ali Syahbana, dipilihnya motor jenis trail karena dapat digunakan dalam kondisi medan apa pun untuk ditempatkan di beberapa titik lokasi rawan macet, seperti Kompas, Grand Wisata, Cibuntu, SGC, Jurong, Lemah Abang dan Cibitung.

“Jadi, dengan menggunakan sepeda motor jenis trail bisa bergerak dengan cepat tanpa harus menunggu perintah dari komandan regunya,” tukasnya.

Dikatakannya, motor tersebut dibeli melalui anggaran APBD yang diajukan Dinas Perhubungan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk menunjang tugas lapangan para aparat yang bertugas di titik rawan kemacetan.

Masih menurut Ali Syabana, kemacetan di Kabupaten Bekasi semakin meluas titiknya, lantaran jumlah kendaraan yang terus bertambah seperti bus karyawan, mobil pribadi maupun sepeda motor yang melintas di beberapa ruas jalan Kabupaten Bekasi. Sehingga kemacetan kerap terjadi di waktu-waktu tertentu seperti jam berangkat kerja dan pulang kerja.

“Kemacetan dipicu banyaknya kendaraan yang melintas seperti mobil pribadi, motor, bahkan bus angkutan karyawan,” ungkap pria yang tinggal di bilangan Sukatani.

Disinggung dirinya tidak mau diwawancarai awak media, Ali membantahnya. Menurutnya, waktu itu dirinya tengah mengadakan rapat dengan jajaran Dishub Kabupaten Bekasi. Jadi, tidak benar kalau dirinya menolak wartawan yang datang untuk minta konfirmasi mengenai sepeda motor yang ada di Dinas Perhubungan.

“Saya engga nolak untuk diwawancarai soal sepeda motor, cuma waktu itu lagi ada meeting dulu dengan jajaran Dishub?,” kilahnya. [DED]

1 KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here