Beranda Berita Utama Direktur RSUD Cabangbungin Imbau Masyarakat Tetap Jaga Prokes

Direktur RSUD Cabangbungin Imbau Masyarakat Tetap Jaga Prokes

0
RSUD Cabangbungin yang terletak di Kampung Garon, Desa Jayalaksana, Kecamatan Cabangbungin ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit yang akan menangani pasien kasus Covid-19. Foto: Humaspro.

SUARABEKASI.ID, Cabangbungin: Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi mulai mengalami penurunan. Meski demikian, masyarakat diingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Hal itu diutarakan Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Markenly.

“Ya, prokes harus tetap berjalan, jaga jarak, cuci tangan, pakai masker. Kalau masyarakat mengikuti itu, insya Allah dapat terhindar,” ujar dr. Markenly, di kantornya, Senin (07/03/2022).

Ia menjelaskan, masyarakat tidak perlu panik atau takut pada virus Covid-19, selama tetap mematuhi aturan protokol kesehatan saat beraktivitas, terutama memakai masker.

“Karena ini kan virus, melalui air liur, berarti melalui mulut. Berarti apa yang harus dijaga? Ya Masker. Kita juga mesti jaga kondisi badan dengan makan bergizi, dan istirahat yang teratur,” jelasnya.

Baca juga: RSUD Cabangbungin Siap Tangani Pasien Covid-19

Selain itu masyarakat juga harus mengikuti vaksinasi, jika perlu sampai vaksin ketiga (booster) sebagaimana yang dianjurkan pemerintah.

Menurutnya, ada perbedaan kondisi kerentanan virus Covid-19, antara masyarakat perkotaan yang padat dengan masyarakat di pedesaan.

“Kalau masyarakat di perkotaan itu waktu berkumpulnya lebih sering, ketika sedang bekerja maupun saat makan bersama. Berbeda dengan masyarakat desa, khususnya para petani yang bekerja di sawah,” terangnya.

Sementara itu, data terbaru dari website resmi Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id, pada Senin, 7 Maret 2022, jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi mulai menunjukkan trend penurunan.

Jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi tercatat sebanyak 80.656 orang. Dari jumlah itu, 76.799 orang sudah dinyatakan sembuh, 554 orang meninggal dunia dan kasus aktif sebanyak 3.303 orang. [WIS/KOM]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini