Beranda Berita Utama Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan Pokdakan Binaan Panen Lele 10 Kolam

Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dan Pokdakan Binaan Panen Lele 10 Kolam

0
Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bekasi saat melaksanakan panen lele di Perum Taman Cikarang Indah III, Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Senin (07/12/2020). Foto: Diskominfosantik.

SUARABEKASI.ID, Cikarang Selatan: Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bekasi, melaksanakan panen lele di Perum Taman Cikarang Indah III, Desa Sukadami, Cikarang Selatan pada Senin (07/12/2020).

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Agus Trihono menjelaskan, kelompok budidaya ikan (Pokdakan) “Maju Bersama” yang sedang panen lele tersebut, merupakan binaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Hari ini kita menyaksikan menghadri panen lele, Alhamdulliah dari 10 kolam kita berharap dari panen yang bisa kita ambil secara keseluruhan taksiran dan proyeksi kita sekitar 1,2 ton,” kata Agus kepada wartawan.

Dijelaskan Agus, bibit ikan dengan jumlah 20 ribu ini berasal dari bantuan pemerintah melalui Dinas Perikanan.

Jumlah paket yang diberikan pada kelompok ini kurang lebih benih ikan lele 20 ribu, dan pakan ikannya 2,2 ton kemudian ada terpal dan ada bambu dan perlatan obat-obatn yang lainnya,” jelasnya.

Dinas Perikanan berharap program budidaya dilahan terbatas ini semakin banyak diminati masyarakat yang tidak mempunyai lahan luas. Kerena dengan program ini, masyarakat dengan lahan sempit mampu menjadi peternak sekaligus pengusaha ikan lele.

“Kami berharap program ini dimintai masyarakat yang padat penduduk dan tidak memungkinkan untuk mengembangkan secara luas maka mereka mengembangkan lele dengan sistem kolam terpal, dan tidak memakan lahan yang banyak, juga tidak mencemari lingkugan disekitarnya,” ujar Agus yang pernah mendapat penghargaan MURI saat menjabat Kepala Dinas Pariwisata.

Di samping itu, katanya, program ini juga mendekatkan produksi ikan ke masyarakat agar masyarakat bisa mengkinsumi ikan. Dengan harapan mengurangi pencermaran dan juga bisa mendayagunakan masyrakat atau penduduk yang belum mata pencarian yang tetap.

“Kita tentu bisa membantu kelompok perikanan untuk mengembangkan budiday ini di daerah pemukiman, dan lahan yang semit dengan mengurangi pencermaran dan juga bisa mendayagunakan masyarakat atau penduduk yang mata pencairiannya belum tetap, artinya yang punya banyak waktu,” bebernya. [WIS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini