Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dan Dewan Dapil VI saat menghadiri Rapat Kerja Bersama tentang Optimalisasi Komitmen Perusahaan terkait Kesempatan Kerja Bagi Pekerja Lokal, di Aula Kantor Desa Karangsari, Cikarang Timur, Rabu (26/2/2020). Foto: Samsul Arifin/suarabekasi.id

SUARABEKASI.id, Cikarang Timur: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi mengapresiasi seluruh perusahaan yang berada di wilayah Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar).

Pasalnya, perusahaan tersebut telah berkomitmen untuk membuka kesempatan kerja bagi pekerja lokal dari Desa Karangsari sekurang-kurangnya 60% dari total setiap lowongan kerja yang ada.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Samuel Maruli Habeaan menegaskan adalah sebuah keharusan jika perusahaan memberikan kesempatan bagi para pekerja lokal untuk untuk dapat bekerja di perusahaan tersebut.

“Perusahaan harus patuh, itu semua sudah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan juga Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perluasan Kesempatan Kerja,” ungkap Samuel kepada wartawan usai menghadiri Rapat Kerja Bersama tentang Optimalisasi Komitmen Perusahaan Bagi Pekerja Lokal, di Aula Kantor Desa Karangsari, Cikarang Timur, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Komisi IV Minta BPBD Sigap Tanggulangi Banjir

Menurut Samuel, Peraturan Bupati (Perbup) tentang Perluasan Kesempatan Kerja juga sudah disosialisasikan oleh Bupati Bekasi di beberapa kawasan industri dan perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Jadi saya minta perusahaan patuhi, dan pihak Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi harus awasi agar dapat dijalankan,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI dari PDI Perjuangan, Nyumarno. Ia mengapresiasi pihak perusahaan yang sudah berkomitmen untuk membuka kesempatan kerja bagi pekerja lokal dari Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur.

Alhamdulillah, perusahaan sudah berkomitmen, yaitu sekurang-kurangnya 60% dari total setiap lowongan kerja yang ada. Perusahaan menyetujui hal tersebut dengan menandatangani kesepakatan bersama yang disaksikan oleh DPRD dan Disnaker,” kata Nyumarno.

Selain kesepakatan tentang kesempatan bekerja bagi warga, tambah Nyumarno, pihak perusahaan juga sepakat memberdayakan masyarakat melalui Karangtaruna, Koperasi atau lembaga lain yang ditunjuk oleh Pemerintah Desa untuk bermitra dalam berbagai hal.

“Ada pemberdayaan masyarakat yang sudah berjalan seperti suplay kain majun ke perusahaan, palet, pembuatan sumur bor air bersih, dan lain sebaginya,” ungkapnya.

Intinya, kata Nyumarno, pihaknya mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah hadir dalam Rapat Kerja Bersama tersebut dan yang sudah berkomitmen.

“Investasi kita dukung, namun kepedulian terhadap lingkungan sekitar itu wajib. Prinsip yang harus disepakati bersama adalah perusahaan maju, karyawan sejahtera, masyarakat Karangsari bisa kerja, dan diberdayakan,” pungkas Nyumarno seraya berharap ke depan perusahaan yang lain dapat mengikutinya.

Rapat Kerja Bersama tentang Optimalisasi Komitmen Perusahaan terkait Kesempatan Kesempatan Kerja Bagi Pekerja Lokal, di Aula Kantor Desa Karangsari, Cikarang Timur, Rabu (26/2/2020). Foto: Istimewa.

Hadir dalam kegiatan Rapat Kerja Bersama tersebut Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi serta Dewan Dapil VI, Dinas Ketenagakerjaan, Unsur Muspika, Pemerintah Desa Karangsari, Badan Permusyawartann Desa Karangsari, serta Organisasi Kemasyarakatan setempat.

Pantauan di lokasi acara, meski cukup alot namun pertemuan yang hampir berlangsung selama tujuh jam dimulai pada pukul 13.30 WIB hingga malam hari itu membuahkan hasil.

Surat Kesepakatan Bersama (SKB) antara pihak Pemerintah Desa Karangsari dengan pihak perusahaan di wilayah Desa Karangsari telah ditandatangani oleh setidaknya lima perusahaan, yakni PT. Multistrada Arah Sarana, PT. Djabesmen, PT. Granitoguna Building Ceramics, PT. Lamipak Primula Indonesia, dan PT. Super Bata. [SAM/MAN]

Tinggalkan Balasan