SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2014-2019 bakal mendapatkan uang jasa pengabdian, besarannya pun beragam sesuai jabatan dan waktu pengabdian.

Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Yuliana menuturkan hal tersebut berdasarkan regulasi yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017 tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD.

“Dalam regulasi tersebut, untuk Ketua DPRD Kabupaten Bekasi mendapat 6 kali uang representasi yang sebesar Rp2,1 Juta. Itupun jika ketua dewan menjabat selama 5 tahun kerja. Kalau misalnya ketua dewan menjabat hanya 2 tahun, ya kita berikan hanya 2 kali representasi,” ujarnya, Rabu (11/9).

“Sementara wakil ketua mendapatkan uang representasi sebesar Rp1,680 Juta kalau full 5 tahun menjabat, dia dapat 6 kali representasi. Sementara untuk anggota hanya mendapatkan uang representasi sebesar Rp1,575 Juta kalau full tinggal dikali 6, kalau hanya setahun ya hanya dikali satu saja,” imbuhnya.

Uang jasa pengabdian ini, tambah dia, juga berlaku bagi anggota dewan purna bakti yang digantikan dan yang menggantikan. Besarannya pun sesuai dengan masa jabat.

Kendati demikian, hingga kini uang jasa pengabdian ini belum dapat dicairkan, sebab ada beberapa dokumen yang belum lengkap.

“Uang jasa pengabdian, belum dikasih karena nunggu SK dari Gubernur. Karena SK Pemberhentiannya masih direvisi dan masih menunggu administrasi yang belum lengkap dari provinsi. Uang ini pun mereka dapatkan tidak dipotong pajak,” tandasnya. [RED]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here