Lomba Desa
LOMBA DESA: Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Povinsi Jabar kunjungi Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya untuk penilaian tahap awal kinerja pembangunan masyarakat dan pemerintahan. FOTO: INDRA GUNAWAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Tarumajaya: Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Povinsi Jawa Barat (Jabar), kunjungi Desa Segarajaya  pada Rabu (20/5) untuk penilaian tahap awal kinerja pembangunan masyarakat dan pemerintahan Desa Segarajaya yang menjadi Wakil Kabupaten Bekasi pada Lomba Desa Tingkat Jawa Barat Tahun 2015.

Ketua Tim Penilai dipimpin oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Jawa Barat, R Firman N.

BPMPD Jabar memiliki anggota sebanyak delapan orang yang terdiri dari unsur BPMPD, Tim Penggerak PKK, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

Dalam penerimaan Tim Penilai, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin didampingi unsur Muspida dan Kepala SKPD beserta jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi dan  Kecamatan Tarumajaya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bekasi mengatakan bahwa Desa Segarajaya ditetapkan sebagai juara Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2015.

Menurut Bupati, Desa Segarajaya berhak mewakili Kabupaten Bekasi pada Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pemerintah Desa harus mampu mendorong dan menumbuh kembangkan kepedulian serta peran aktif masyarakat dalam melaksanakan serta memanfaatkan hasil-hasil pembangunan.

“Upaya pemberdayaan masyarakat tidak dapat dilakukan secara parsial. Akan tetapi memerlukan langkah-langkah yang bersifat integral dan komprehensif dengan mengembangkan segenap potensi yang ada,” ujarnya.

Untuk mempercepat akselerasi proses pembangunan khususnya di desa, lanjut Bupati, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berkomitmen melaksanakan berbagai kegiatan dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Seperti melalui perlombaan desa secara terpadu, terarah, terkoordinasi dan berkelanjutan.

“Ini dimaksudkan untuk menilai keberhasilan pembangunan desa dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan indikator yang telah ditentukan,” jelasnnya.

Dikatakan Bupati, sebagai lembaga terdepan negara, posisi pemerintahan desa sangat strategis dalam mewujudkan tujuan negara untuk memajukan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Terlebih semua kebijakan program dan kegiatan dalam rangka mencapai kemajuan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat bermuara di desa. Dengan demikian, keberhasilan pembangunan di desa akan berpengaruh langsung terhadap keberhasilan pembangunan nasional,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Segarajaya, HM Sargan, menyampaikan ekspose mengenai profil desa termasuk delapan indikator yang menjadi obyek penilaian di hadapan Tim Penilai.

Selain ekspose desa, proses penilaian dilakukan dengan wawancara dan diskusi antara Tim Penilai dengan semua jajaran pemerintahan dan kelembagaan desa, dan diakhiri dengan peninjauan lapangan ke lokasi yang menjadi objek unggulan desa. [GUN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here