Dede Iswadi
Anggota Fraksi Kebangkitan Nasdem DPRD Kabupaten Bekasi, Dede Iswadi. FOTO: SUHERMAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Bocornya data kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan untuk anggaran tahun 2016 yang mengatasnamakan hasil reses anggota DPRD Kabupaten Bekasi ? tahun 2014, sangat disesalkan banyak pihak.

Seperti yang dilontarkan anggota Fraksi Kebangkitan Nasdem DPRD Kabupaten Bekasi, Dede Iswadi. Dia mengungkapkan sangat kecewa dengan adanya data tersebut yang diduga telah dibuat oleh oknum pejabat di salah satu SKPD terkait.

Menurut Dede Iswadi, secara tidak langsung perbuatan oknum pejabat tersebut telah menjual nama lembaga dan kegiatan reses DPRD Kabupaten Bekasi.

“Saya yakin di tahun 2014 lalu tidak ada reses, ini suatu pembohongan publik,” ujar Dede Iswadi kepada wartawan, di kantornya, Senin (02/3/2015).

Diutarakan, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, karena menurutnya hal tersebut harus dipertanggung jawabkan oleh Bappeda.

“Bappeda harus tanggung jawab atas adanya data fiktif ini. Kegiatannya tidak ada, reses itu tidak ada di tahun 2014. Saya dengan ini sangat kecewa sekali,” tegas pria berkaca mata ini.

Lebih jauh Dede Iswadi menegaskan, Bappeda Kabupaten Bekasi harus segera mengklarifikasi dengan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Pihaknya, kata dia, tidak segan-segan untuk melaporkan hal tersebut kepada lembaga penegak hukum.

“Itu harus diklarifikasi, saya tidak segan-segan untuk melaporkan hal ini. Masalahnya kita tidak per?nah melakukan reses. Saya juga meminta kepada para anggota DPRD agar kompak untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kasian masyarakat dibohongin bae, ini sama saja pembohongan publik,” pungkasnya. [MAN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here