Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dani Ramdan, saat dilantik dan diambil sumpah jabatan sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, di kantor BPBD Jabar, Kamis (22/07/2021). Foto: Istimewa/suarabekasi.id

SUARABEKASI.ID, Cikarang Pusat: Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar) dalam waktu dekat akan melakukan pengisian kekosongan jabatan struktural di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah setempat.

Pasalnya, terdapat sebanyak 64 pejabat struktural yang mengalami kekosongan dan rencananya akan terisi pada September mendatang secara bertahap.

“Kita akan memulai proses untuk evaluasi, diikuti dengan pengisian jabatan struktural, target September tahun ini. Dimulai dari Eselon IIb, eselon III, maupun eselon IV. Prosesnya akan bertahap karena ada penyesuaian-penyesuaian yang didasarkan pada kompetensi dan internal organisasi,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, di Cikarang Pusat, Jumat (20/8).

Ia menegaskan, pelaksanakan pemilihan pejabat struktural harus dilakukan secara profesional, proporsional, objektif, transparan, dan tidak transaksional alias “tanpa aliran uang”.

“Proses pengisian jabatan ini murni berdasarkan penyesuaian terhadap kompetensi dan internal organisasi,” tandasnya.

Baca juga: Dani Ramdan Dukung Proyek Stasiun Bumi Satria, Ada Apa?

Menurutnya, tak hanya berbicara mengenai kompetensi, pihaknya juga akan menilai track record para calon pejabat struktural, yang bertujuan untuk melihat integritas dan komitmen melalui self assessment atau pengamatan, serta wawancara.

“Tentu selain aspek kompetensi, track record juga akan dinilai dan menjadi pertimbangan, karena untuk menjadi pejabat struktural tidak hanya kompetensi, tetapi juga integritas, komitmen. Dan itu bisa diukur lewat self assessment atau pengamatan dan wawancara,” imbuh pria yang masih menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Jabar ini.

Selain pengisian jabatan yang kosong, kata dia, pihaknya juga akan melakukan mutasi dan rotasi jabatan sesuai dengan kebutuhan dan kompetensinya.

Pihaknya juga akan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, yang merasa mampu dan memenuhi syarat untuk mengisi kekosongan jabatan, agar dapat menyampaikan self assessment dan self promotion.

Tak hanya sampai di situ, ia membeberkan pentingnya terbentuk tim yang kompeten, yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen demi bersama-sama menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Bekasi

“Pemilihan ini sangat penting. Saya ingin ditopang oleh tim yang kompeten, integritas karena di Pemerintah Daerah ini tidak akan ada yang mampu menjadi superman, kita hanya bisa menjadi superteam. Untuk membentuk superteam, saya butuh personil yang punya kompetensi, kapasitas, integritas, dan komitmen yang sama dengan saya, sehingga menjadi satu langkah dan saling menopang,” tandasnya.

Baca juga: Pj Bupati Bekasi: RAPBN 2022 Jadi Pijakan Pembangunan Daerah

Ia berharap para calon pejabat struktural memiliki kesehatan mental yang terjaga, dapat menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya, dan membantu perbaikan dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

“Saya ingin mengajak kepada kita semua untuk menyadari hakekat dalam jabatan, yakni kepercayaan, rizki, dan ujian. Diharapkan untuk menjaga psikologis agar tidak terganggu, dapat menyelesaikan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, dan membantu perbaikan nilai SAKIP,” pesannya.

Ia menambahkan, integritas akan semakin kokoh jika si pejabat memiliki konsistensi antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan dan memiliki komitmen terhadapnya.

“Komitmen itu dimulai dengan kata, dan mewujudkannya dengan menjalankan kata tersebut. Hal ini merupakan tantangan bagi kita yang membuat komitmen. Jadilah “walk the talk”, melakukan apa yang di katakan,” pungkasnya. [MAN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here