Sepanjang 2020, Dana CSR Dari Perusahaan di Kabupaten Bekasi Tembus Rp 7,5 Miliar

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Sepanjang 2020, program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang didapat dari perusahaan berbentuk barang dan kegiatan mencapai Rp 7,5 miliar. Demikian dikatakan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja. Selasa (22/12).

“Ini yang terus kami dorong agar bagaimana perusahaan ikut membantu, berperan langsung dalam membangun Kabupaten Bekasi. Komunikasi ini terus kami lakukan,” kata dia.

Eka mengatakan, mulai tahun depan, Pemkab Bekasi bakal membuka komunikasi lebih erat dengan pihak swasta. Dengan hubungan yang lebih dekat, diharapkan dapat menimbulkan rasa memiliki perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

“Pekan lalu kami sudah kumpulkan pihak-pihak swasta yang membuka usahanya di Kabupaten Bekasi. Kami sampaikan apresiasi kepada mereka yang telah proaktif, ikut membantu membangun Kabupaten Bekasi. Sedangkan kepada yang belum, kami ikut mendorong agar mereka bisa membantu terutama untuk warga di sekitar perusahaan tersebut,” ucapnya.

Dalam pertemuan itu, Eka pun menjabarkan sejumlah program Pemkab Bekasi yang dapat turut dibantu pihak swasta melalui CSR. Beberapa program itu di antaranya Bebenah (Bekasi Bedah Nata Rumah) yakni perbaikan ribuan rumah tidak layak huni serta Berseka (Bekasi Bersih, Sehat dan Berkah) yakni pengentasan kampung kumuh.

“Kami meminta kegiatan CSR dari perusahaan agar sejalan dengan program pemerintah daerah dan tidak membawa kepentingan sendiri-sendiri. Program CSR perusahaan harus sinkron dengan kebijakan pemerintah daerah, karena apa yang sudah kami rencanakan itulah yang menjadi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriadi menambahkan, tahun ini terdapat 40 kegiatan CSR yang dilakukan pihak swasta.

“CSR kawasan industri untuk penanggulangan Covid-19 pada tahun 2020 ini meliputi sumbangan 450.000 masker, 15.000 set APD, handsanitizer dan 10.000 paket sembako, termasuk sumbangan satu unit ambulans dari PT Toyota Motor,” kata dia.

Dedy menambahkan, untuk program Pekan Gotong Royong Bekasi Bebas Banjir, kawasan industri juga turut membantu menyiapkan ekskavator dari PT Komatsu Indonesia untuk membersihkan sungai dari tumpukan sampah.

Ia menyebutkan, anggaran CSR dari kawasan industri jumlahnya bisa lebih banyak karena tidak semua perusahaan melaporkan kegiatan CSR ke pemerintah daerah.

“Yang selama ini melaporkan CSR-nya ke kami jumlahnya sekitar 20-30 persen dari total perusahaan di kawasan industri,” ujarnya.

Selain itu pihaknya berharap, perusahaan di kawasan industri agar berkomitmen untuk menggunakan CSR di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Seperti ditegaskan oleh Pak Bupati, biar bermanfaat untuk warga Bekasi, harus ada komitmen CSR kawasan industri kita tidak keluar wilayah Kabupaten Bekasi,” tandasnya. [RYN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here