Pemadam Kebakaran
PADAMKAN API: Ilustrasi – Beberapa mobil pemadam kebakaran sedang memadamkan api pada sebuah bangunan yang terkena amukan si jago merah.

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi membangun sejumlah sarana tandon air di beberapa kecamatan sebagai pilot project untuk antisipasi terjadinya kebakaran di wilayah.

Hal tersebut dilakukannya lantaran jumlah angka kebakaran di Kabupaten Bekasi kini semakin mengalami kenaikan seiring padatnya laju pemukiman dan penduduk Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Kebakaran, Shobirin, mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kalau sudah dibuat tandon air yang dapat digunakan sewaktu-waktu oleh Damkar.

Menurutnya, proyek pembangunan bak tandon air bukanlah kegiatan dari pihaknya (Damkar)? melainkan proyek milik Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA) Kabupaten Bekasi.

“Yang membangun itu jelasnya bukan dari Damkar tetapi Bina Marga. Saya berterima kasih kalau Bina Marga sudah membuatkannya karena memang waktu itu pernah sempat diusulkan entah jadi atau tidaknya waktu itu adanya di Bina Marga?,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/11).

Dikatakan Shobirin, keberadaan tempat bak tandon air yang dibangun di Kecamatan Cikarang Barat oleh pihak Bina Marga banyak manfaatnya, terutama dalam hal penanganan pemadaman kebakaran.

Diutarakannya, jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran maka Damkar tak lagi kesulitan mencari atau mengambil air untuk ?pemadam.

“Artinya ,Damkar bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di kecamatan sebagai suplay stok air yang kurang tinggal mengambilnya,” kata Shobirin.

?Keberadaan tandon air yang dibangun Bina Marga, kata Shobirin, sangat membantu sekali apalagi sebagai suplay air dalam mengantisipasi kebakaran.

Pihaknya meminta, jumlah tandon air akan ditambah lagi dan tidak hanya di dua kecamatan saja yang dibuat oleh Bina Marga. Apalagi, katanya, daerah terjauh juga harus ada tandon air, karena jika armada terlambat datang maka alternatifnya dari tandon air yang telah disiapkan.

“Kalau ada tandon air yang dibangun, maka Damkar tinggal ambi suplay airnya dari tandon yang ada. Kalau cuma dua buah yang dibangun sepertinya kurang banyak, tetapi kalau bisa ditambah lagi jumlahnya,” terangnya.

Sementara itu, Camat Cikarang Barat, Rahmat Atong yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa pembangunan tandon air di halaman kecamatan dengan kapasitas lumayan besar akan sangat membantu sekali. Karena selain kantor kecamatan yang asksesnya berada di jalan utama negara diharapkan dapat bermanfaat.

Camat yang akrab disapa Atong ini mengatakan, pengerjaan tandon air langsung dari Bina Marga, pihak kecamatan sifatnya memasilitasi lokasi saja.

“Jika ada hal yang ingin ditanyakan lebih lanjut bisa langsung ke Bina Marga saja Bang,” tutur Atong.

Menurut Atong, lokasi pembangunan tandon air sangat strategis, lantaran aksesnya sangat mudah dijangkau dan dicapai dari jalan utama kalau sewaktu-waktu terjadi kebakaran tersebut.

“Kecamatan jadi tempat suplay air jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran nantinya akan memudahkan Damkar mengambil air dari kecamatan,” pungkasnya. [DED]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here