Bupati
KUNCI MOBIL: Peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Bekasi pada Rabu (6/5/2015), Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin secara simbolis berikan satu buah kunci kendaraan roda empat kepada Kepala SMKN 1 Cikarang Pusat untuk kegiatan praktikum. FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Bekasi yang digelar di Plaza Pemerintahan Kabupaten Bekasi pada Rabu (6/5/2015), berlangsung semarak dan dihadiri langsung seluruh jajaran Muspida dan pegawai di lingkungan Pemkab Bekasi.

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, mengatakan bahwa sistem pendidikan di Kabupaten Bekasi mulai berjalan baik, bahkan alokasi anggaran di bidang pendidikan pun sudah melebihi apa yang diamanatkan oleh Undang-Undang.

“Alokasi anggaran di bidang pendidikan sudah melebihi sebagaimana amanat Undang-Undang. Bahkan, sekarang sudah ada sekolah yang mulai gratis untuk tingkat SMU,” ujar Bupati kepada sejumlah awak media yang diwawancarai usai kegiatan Hardiknas.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dari segi infrastruktur maupun pengajarnya yang bekerja sama dengan USAID.

Menurutnya, pendidikan tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan semua elemen harus terlibat bersama membangun pendidikan yang berkualitas demi kemajuan bangsa.

Dalam mendorong pendidikan di Kabupaten Bekasi, Bupati meminta kepada dinas terkait untuk membuat atau menyusun secara terperinci kebutuhan pendidikan.

Seperti peningkatkan kualitas belajar harus dimulai dari mana saja. Apakah itu ketersediaan infrastruktur berupa Ruang Kelas Baru (RKB) atau dengan membenahi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada sehingga bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

“Pemerintah tetap akan terus meningkatkan kualitas pendidikan yang ada baik di tingkat SD, SMP maupun SMU/SMK. Selain itu, SDM pengajar akan ditingkatkan melalui diklat yang ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna, mengatakan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Bekasi, pihaknya akan terus berusaha meningkatkan kualitas belajar maupun SDM guru.

Maka dari itu, kata dia, Disdik Kabupaten Bekasi mengharapkan peran serta dari pemangku kepentingan maupun stake holder, praktisi pendidikan, maupun masyarakat untuk bersama membangun dan mewujudkan kemajuan pendidikan di Kabupaten Bekasi yang lebih berkualitas dan bermutu.

Rohim menambahkan, Disdik Kabupaten Bekasi tidak dapat bekerja sendiri jika tidak tidak didukung langsung dari apa yang diharapkan masyarakat untuk memiliki sistem pendidikan yang lebih baik.

“Tanpa didukung oleh pihak ‎lain, mungkin pendidikan di Kabupaten Bekasi tidak akan berkembang seperti sekarang,” pungkasnya. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here