Beranda Berita Utama Bupati Neneng Tak Mau Intervensi‎ Kasus Satpol PP

Bupati Neneng Tak Mau Intervensi‎ Kasus Satpol PP

0
Tiga PNS Satpol PP
TERSANGKA: Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, saat gelar perkara di Mapolresta Bekasi Kabupaten, Kamis (2/4/2015), terkait tiga PNS di Satpol PP Kabupaten Bekasi yang resmi jadi tersangka. FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, selaku kepala daerah oleh sebagian kalangan dinilai cuek terhadap pembelaan anak buahnya yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi yang menyeret tiga pejabat di lingkungan Satpol PP Kabupaten Bekasi.

Ia lebih memilih menyerahkan semuanya kepada lembaga penegak hukum, sehingga dirinya selaku kepala daerah tidak akan mau mengintervensi.

Namun, jika ketiga anak buahnya mengaku tidak bersalah, maka mereka harus bisa membuktikannya di pengadilan nanti.

“Saya terus terang prihatin ya dalam kasus tersebut. Namun, saya enggak mau intenvensi dalam hal ini. Sehingga kita lebih baik menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang ada. Namun, jika mereka memang tidak bersalah ya buktikan di pengadilan aja,” kata Bupati saat diwawancarai wartawan, usai hadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional tingkat Kabupaten Bekasi, Rabu (6/5/2015).

Di lokasi yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang, Raden Mohammad Teguh Darmawan, mengatakan berkas kasus dugaan korupsi yang menjerat tiga pejabat Satpol PP sampai saat ini ada di Kepolisian dan bukan di Kejaksaaan karena masih ada yang kurang.

Sehingga pihak Kejari Cikarang mengembalikannya ke Penyidik Kepolisian untuk menyempurnakan BAP-nya.

“Kalau ditanya soal kapan rampungnya proses berkas, itu ranahnya ada di Kepolisian setempat. Silakan tanyakan langsung sama Kapolresnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolresta Bekasi AKBP Rickynaldo Chairul, saat dikonfirmasi membenarkan kasus yang menimpa tiga pejabat Satpol PP Kabupaten Bekasi masih diproses oleh penyidik.

“Saya enggak tahu persis sudah sejauh mana prosesnya. Namun, yang jelas itu kewenangan penyidik,” katanya singkat. [DIK]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini