Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin. FOTO: WISNU WIRIAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI Cikarang Pusat: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, kembali merombak struktural jabatan di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kali ini, jabatan yang dirombak adalah eselon II. Sebanyak 15 pejabat yang terkena rotasi maupun mutasi.

Meski perombakan merupakan hak prerogatif Bupati, namun Neneng berjanji akan melakukan evaluasi per enam bulan kepada pejabat yang baru dilantik.

‚ÄúPerombakan sebagai bentuk penyegaran dan bagi mereka (eseon II, red) yang dilantik harus memberikan komitmennya dalam bekerja,” ujar Neneng kepada wartawan, usai pelantikan pejabat eselon II, di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (05/01/2015).

Dibeberkannya,? evaluasi kinerja eselon II, baik itu per tiga bulan atau pun enam bulan pejabat tersebut harus sudah dapat memberikan hasilnya. Minimal harus ada prestasi yang dibuat selama menjabat pada posisi dinas tersebut, sehingga terlihat ada peningkatan kinerja pada SKPD yang dipimpin Kepala Dinas yang baru.

Paling tidak, sambung Neneng, dengan keterbatasan SDM yang di miliki, Pemkab Bekasi berupaya mengoptimalkan potensi yang ada terlebih dahulu. Yang pasti, kata dia, Kepala Dinas yang baru saja dilantik diharapkan dapat lebih meningkatkan etos kerja yang baik dan memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Karena keterbatasan SDM yang dimiliki Pemkab Bekasi, paling tidak ada hasil yang diperbuat oleh Kepala Dinas di dalam membangun kinerja yang lebih baik ke depannya,” ucapnya.

Terkait adanya beberapa jabatan yang kosong dalam mutasi tersebut, Neneng menyebutkan, ada enam jabatan yang masih kosong dan nantinya penempatan Kepala Dinas tersebut dilakukan melalui mekanisme lelang.

Jabatan yang dilakukan melalui lelang, kata Neneng, diantaranya Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA), Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakanlut), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Badan Arsip dan Perpustakaan serta Inspektorat.

“Jabatan kosong yang tidak diisi dalam mutasi tersebut, kemungkinan nanti akan ditunjuk Plt, sebagai pelaksana tugas sehari-hari,” tutupnya. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here