Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja. Foto: suarabekasi.id

SUARABEKASI.ID, Cikarang Pusat: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi Jawa Barat (Jabar) segera melakukan revitalisasi Pasar Induk Cibitung. Hal itu ditandai dengan telah dilakukannya penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Bupati Bekasi dengan PT. Citra Prasasti Konsorindo yang bertempat di ruang rapat Bupati, Rabu (24/6/2020).

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, revitalisasi Pasar Induk Cibitung nantinya akan mengusung konsep zero waste atau nol limbah dan sesuai dengan konsep pasar Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Dengan melakukan perbaikan seluruh sarana dan prasarana, pembangunan ditargetkan akan menghabiskan biaya sebesar 190 Milyar rupiah,” kata Eka Supria Atmaja kepada wartawan.

Dia menjelaskan, konsep pasar sesuai SNI yakni meliputi sirkulasi dan pencahayaan tertata dengan baik, bersih, bisa diakses semua orang (lansia dan disabilitas), terdapat ruang laktasi, toilet bersih, pos kesehatan, pos keamanan, tempat beribadah serta sarana telekomunikasi dan informasi yang jelas.

“Ada beberapa pasar yang menjadi target, termasuk Pasar Induk Cibitung yang menjadi pusat ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Eka, dengan penerapan konsep bangunan hijau (green building), nantinya Pasar Induk Cibitung diharapkan dapat mengambil peran dalam pembangunan berkelanjutan. Hal itu dilakukan untuk melindungi, menghemat, dan mengurangi sumber daya alam serta menghasilkan bangunan yang ramah lingkungan.

“Saya mengharapkan revitalisasi ini harus betul-betul menjadi lebih baik dari sekarang. Sesuai dengan tahapan, pasar-pasar di Kabupaten Bekasi dapat menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bekasi, dan menjadi roda perekonomian masyarakat,” harapnya.

Baca juga: Pemkab Bekasi Teken MoU Revitalisasi Pasar Induk Cibitung

Sementara itu, Kepala Cabang PT. Citra Prasasti Konsorindo, Mochammad Faisol mengatakan jika sampah dan saluran drainase menjadi permasalahan utama yang akan dilakukan.

“Dalam revitalisasi nantinya kita akan bangun bangunan bertingkat. Lokalnya itu nanti akan di bawah, bukan di atas. Lantai 2, nantinya kita siapkan foodcourt dan parkir motor untuk bongkar muat kita tata supaya semuanya teratur,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sistem pengolahan sampah terpadu nantinya akan diolah langsung menjadi pupuk dan dapat dimanfaatkan kembali.

Insya Allah Pasar Induk Cibitung ini akan menjadi pilot project. Semuanya tanpa ada limbah sama sekali. Nanti akan menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan,” pungkasnya. [WIS]

Tinggalkan Balasan