Beranda Berita Utama Bupati Bekasi Ngaku Jalan yang Belum Dibangun 5 Persen

Bupati Bekasi Ngaku Jalan yang Belum Dibangun 5 Persen

0
5 Persen
SISA 5 PERSEN: Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, saat jelaskan kepada sejumlah awak media terkait progres pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bekasi yang hanya menyisakan 5 persen yang belum dibangun. Foto: Indra Gunawan/Suara Bekasi Online

 

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Pembangunan besar-besaran di bidang infrastruktur jalan di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat (Jabar), saat ini hanya menyisakan 5 persen jalan yang belum dibangun.

Hal itu dikatakan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, usai memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi Ke-65 yang digelar di plaza perkantoran Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat, Sabtu, 15 Agustus 2015.

Wanita yang sudah tiga tahun menjabat sebagai Kepala Daerah Kabupaten Bekasi ini mengaku, pembangunan infrastruktur sudah merata mencakup seluruh wilayah Kabupaten Bekasi yang terdiri dari 23 kecamatan serta 187 desa dan kelurahan.

“Kabupaten Bekasi kini lebih baik. Pemerataan pembangunan mencakup seluruh wilayah baik utara, selatan, timur dan barat,” ujar Bupati kepada sejumlah awak media, usai mengikuti upacara HUT Kabupaten Bekasi Ke-65, Sabtu (15/8/2015).

Bupati mencontohkan, tiga tahun yang lalu jalan di wilayah Kecamatan Sukawangi masih rusak parah. Sehingga ketika dirinya akan berkunjung ke sana membutuhkan waktu perjalanan sekira dua jam.

Meski demikian, katanya, perlahan-lahan Pemerintah Daerah (Pemda) sesuai dengan kemampuan anggaran berupaya untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur di wilayah tersebut, sehingga saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik.

Luh liat dong sekarang. Kalau mau ke Sukawangi tiga tahun yang lalu, saya berangkat ke Sukawangi dari desa yang satu ke desa yang lain dua jam enggak nyampe-nyampe. Sekarang much more better,” ucap Bupati dengan logat Betawinya.

Terkait Jalan Raya Sukamekar sepanjang 3 kilometer yang saat ini kondisinya masih rusak parah yang terletak di Desa Sukamekar Kecamatan Sukawangi, Bupati mengatakan bahwa jalan tersebut adalah bagian dari 5 persen yang belum dibangun.

“Berarti itu bagian yang 5 persen. Kan kita tidak bisa sim salabim satu tahun selesai dibangun,” kelakar wanita yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi ini.

Lebih jauh Bupati menjelaskan, pembangunan infrakstruktur di wilayah Kabupaten Bekasi telah mendapat penilaian dan penghargaan dari berbagai pihak terkait.

Salah satunya, kata dia, Kabupaten Bekasi meraih tiga penghargaan tingkat nasional sebagai kabupaten terbaik se-Indonesia pada Malam Penganugerahan “Tempo Award Indonesia’s Attractiveness 2015” yang digelar oleh Tempo Media Group di Hotel Mulia Jakarta pada Jumat (12/6/2015) lalu.

Saat itu, tambah Bupati, Kabupaten Bekasi dinobatkan sebagai kabupaten terbaik, kabupaten dengan investasi terbaik, dan kabupaten dengan infrastruktur terbaik. 

“Tapi kita sudah dapat the best insfrastruktur dari Pak Wapres Jusuf Kalla dari Indonesia Attractiveness Award 2015, the best insfrastruktur. Jadi kalau ada yang kurang-kurang, itu hanya sebagian kecil,” pungkasnya. [GUN]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini