Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin. FOTO: WISNU WIRIAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, ?mendukung perlunya dilakukan tes urine kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi, sebagaimana yang diungkapkan Kepala Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Bekasi dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Kabupaten Bekasi.

“Saya mendukung jika memang perlu dilakukan tes urine bagi ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi,” ujar Neneng, di Cikarang, Ahad (21/12).

Dibeberkannya, dari sekian kasus narkotika di wilayah Kabupaten Bekasi yang terjadi telah menyeret beberapa oknum Kepala Desa ?bahkan sampai meninggal dunia.

Neneng menegaskan, pihaknya sangat mendukung dilakukan tes urin bagi ASN, apalagi, kata dia, jika memang BNK Kabupaten Bekasi menginginkan perlu adanya tes urin tersebut.

Bahkan, lanjutnya, dalam rapat koordinasi (Rakor) dengan jajaran SKPD hingga Camat, Lurah dan Kepala Desa, beberapa waktu lalu, pihaknya mengingatkan dengan tegas bagi yang sudah pernah memakai narkoba sebaiknya berhenti menggunakannya.

Jangan sampai pada akhirnya nanti berhadapan dengan penegak hukum, kemudian baru menyesali apa yang sudah dilakukan.

“Secara pribadi saya sudah tegas, apabila nanti sudah berhadapan dengan penegak hukum jangan sampai nanti baru bilang menyesal,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Badan Narkotika Kabupaten Bekasi (BNK), Rohim Mintaredja, mengatakan dukungan dari Bupati Bekasi sangat diapresiasi dalam upaya memberantas serta mencegah peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Bekasi? yang tergolong tinggi dari beberapa kasus yang diungkap pihak kepolisian.

“Dukungan Bupati Bekasi selaku pimpinan sangat diapresiasi dalam mendorong pemberantasan narkotika di Kabupaten Bekasi,” ujar pria yang juga menjabat Wakil Bupati itu.

Lebih lanjut Rohim menjelaskan, soal rencana tes urin untuk ASN, yang selama ini menjadi kendala BNK adalah lantaran anggaran yang dimiliki belum mencukupi.

“Akan dibicarakan dulu dengan Ibu Bupati untuk mencari solusinya dalam mendukung kegiatan BNK,” imbuh Rohim. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here