Istimewa
Pembangunan megaproyek Meikarta di Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi. Foto: Istimewa

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, dengan bangga menyatakan perekonomian Kabupaten Bekasi menggeliat kencang, dan masyarakat menikmati langsung manfaat kehadiran Meikarta.

Dia pun mengakui dampak positif mulai kelihatan dan dirasakan dengan pembangunan Kota Baru Meikarta oleh PT Lippo Cikarang Tbk.

“Fakta di lapangan memang membuktikan itu. Warung makan, rumah untuk kosan dan kontrakan, dan banyak aktivitas ekonomi di Kabupaten Bekasi lainnya bergerak maju,” kata Neneng baru-baru ini.

Harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, menurutnya ialah setiap investasi yang masuk harus berdampak positif terhadap masyarakat. Kehadiran Meikarta meski masih dalam tahap pembangunan awal, namun telah berdampak positif.

Sejak awal pembangunan Kota Mandiri ini, kata dia, telah terlihat geliat ekonomi di sekitar lokasi mengalami peningkatan.

“Kita tidak bisa pungkiri, sejak awal pembangunan Meikarta, kelihatan benar bagaimana geliat aktivitas ekonomi masyarakat mengalami peningkatan. Pembangunan Kota Mandiri Meikarta yang dikembangkan oleh Lippo Group, jelas memberikan multiflier effect terhadap perekonomian masyarakat sekitar,” jelas Neneng.

Baca juga: Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi Ikut Soroti Pembangunan Meikarta

Sementara teritori sekitarnya, lanjut dia, ada beberapa kawasan industri, termasuk Lippo Cikarang yang sudah lebih dulu beroperasi terdapat 4.000 perusahaan dan lebih dari 21.000 ekspatriat bekerja di sana.

Bupati perempuan yang energik ini menambahkan, Kabupaten Bekasi merupakan wilayah sangat potensial untuk investasi properti dan industri.

Wilayah yang strategis ini tentu harus dikelola dengan baik dan profesional. Didukung dengan ketersediaan aturan yang baik dan tidak berbelit.

“Tanpa itu (aturan, red) dan pelayanan maksimal, potensi yang ada di Kabupaten Bekasi tak ada artinya,” tandas Politisi Golkar ini.

“Dilihat dari economic base industry, Bekasi saat ini merupakan wilayah yang sangat potensial untuk investasi properti termasuk industri. Kewajiban pemerintah adalah memberikan kemudahan kepada siapa pun untuk berinvestasi. Lippo Group sudah berinvestasi sejak lama di Bekasi, harus diberikan pelayanan terbaik,” Neneng menambahkan.

Apa yang dikatakan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, dibenarkan oleh stafnya Kepala Bidang Pengendalian dan Pembukuan pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo.

Baca juga: Gunawan Kritisi Pembangunan Kota Meikarta yang Belum Kantongi Izin

Disebut Gatot, kenyataan di lapangan memang kehadiran Meikarta di Cikarang Selatan telah mendongkrak berkembangnya perekonomian di Kabupaten Bekasi dan sekitarnya.

“Dunia usaha berkembang dengan baik. Pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan warga juga mengalami peningkatan. Meikarta memberi bukti, yakni telah memunculkan potensi baru terhadap kegiatan pendapatan berupa obyek pajak daerah,” ujar Gatot.

Potensi yang dimaksud, kata dia, dapat diukur lebih jelas setelah aktivitas usaha di wilayah setempat sudah berjalan normal.

Dia menyakini, kehadiran Meikarta ke depan akan lebih terasa dan berdampak positif, sehingga bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari beberapa sektor.

Gatot mencontohkan seperti pajak restoran. Selain itu, kata dia, keuntungan lainnya akan dirasakan oleh Pemerintah Pusat.

“Kami yakin, Meikarta membawa dampak positif, tidak hanya Pemerintah Daerah, tapi juga Pemerintah Pusat. Lebih penting lagi, masyarakat merasakan dampaknya secara langsung,” ujar Gatot Purnomo mengakhiri pembicaraan. [RED]

 

Sumber: Nawacita

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here