USAID Prioritas
USAID PRIORITAS: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin (kerudung merah), saat didaulat oleh siswa untuk mencoba alat detektor banjir tepat guna dan peragaan gunung meletus, dalam kegiatan pameran pendidikan yang digelar di Kompleks Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (11/3/2015). FOTO: DIKA/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, menyambut baik program yang digagas “USAID Prioritas” dalam upaya membantu meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Bekasi.

Sebagai daerah yang berbasiskan kawasan industri, menurutnya, Kabupaten Bekasi tentu berkepentingan untuk mencetak generasi muda yang handal secara akademik dan praktik.

“Saya sangat mengapresiasi program ini, karena ini sangat penting bagi pendidikan masyarakat dan bagi kemajuan daerah Kabupaten Bekasi,” ujar Bupati Neneng kepada wartawan, usai menghadiri kegiatan pameran pendidikan yang digelar di Kompleks Pemerintahan Daerah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (11/3/2015).

Bupati memaparkan, program pendidikan di Kabupaten Bekasi diorientasikan pada segala upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap menopang pembangunan daerah.

Oleh sebab itu, Kabupaten Bekasi sangat bangga bisa bekerja sama dengan USAID dalam program “USAID Prioritas”, yang dalam tempo setahun telah menunjukkan dampak positif.

Menurut Bupati, apa yang dilakukan “USAID Prioritas” di dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas guru-guru yang ada di naungan Dinas Pendidikan tentunya sangat membantu sekali.

“Jadi tidak hanya infrastruktur saja yang harus ditingkatkan, tetapi mutu dari pendidikan juga harus diutamakan. Begitu juga dengan guru-gurunya tetap akan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi ini mengaku, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi juga turut memberikan dana pendampingan dalam rangka peningkatan kualitas belajar yang ada di Kabupaten Bekasi.

USAID sendiri pastinya memiliki dana terbatas, lantaran saat ini hanya ada 24 sekolah yang hadir dalam pameran pendidikan. Sementara jumlah sekolah yang ada di Kabupaten Bekasi ribuan unit.

“Mutu dan kualitas pendidikan harus lebih baik lagi, sehingga memberikan hasil yang memuaskan bagi dunia pendidikan Kabupaten Bekasi,” katanya.

Pada saat simulasi pembelajaran, Bupati Neneng didaulat oleh siswa untuk mencoba alat detektor banjir tepat guna dan peragaan gunung meletus.

“Keren, keren, keren! Semoga belajarnya lebih sungguh-sungguh lagi dan lebih cerdas lagi ya,” seru Bupati saat detektor itu ternyata dapat bekerja dengan baik.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna. Dia menyatakan apresiasi tinggi terhadap program “USAID Prioritas”.

“Dengan program ini, sekolah menjadi bagaikan sebuah taman yang ramah anak dan menarik bagi anak-anak. Sehingga mereka merasa berat meninggalkan sekolah dan merasa senang berangkat ke sekolah,” ujar Rohim.

Rohim menuturkan, kewajiban Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Bekasi adalah melanjutkan program ini agar tetap berjalan di Bekasi setelah program “USAID Prioritas” berakhir pada 2017 nanti.

?Terpisah, koordinator “USAID Prioritas” Jawa Barat, Erna Irnawati, mengatakan bahwa pameran pendidikan ini merupakan kesempatan segenap pemangku kepentingan pendidikan Kabupaten Bekasi dalam menunjukkan keberhasilan program melalui simulasi pembelajaran, talkshow dan pameran praktik yang baik.

Menurutnya, pameran dampak program dapat menjadi semacam ajang pembuktian bagi Pemerintah Daerah, bahwa program ini penting bagi daerah Kabupaten Bekasi sebagaimana dikatakan oleh Bupati Bekasi.

Erna juga berharap, kegiatan ini dapat menginspirasi para guru, kepala sekolah, pengawas dan bahkan siswa di kecamatan-kecamatan non mitra di daerah Kabupaten Bekasi.

“Pada akhirnya, kita ingin semua sekolah di Kabupaten Bekasi ini memiliki kualitas yang sama baiknya, sehingga semua sekolah menjadi sekolah favorit,” kata Erna mengamini program pendidikan di Kabupaten Bekasi. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here