Apel Kesiapsiagaan bencana Kabupaten Bekasi. Ist/Suara Bekasi Online
Apel Kesiapsiagaan bencana Kabupaten Bekasi. Ist/Suara Bekasi Online

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar Apel Siaga Bencana dan Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tingkat Kabupaten Bekasi ke 2 yang diperingati Tanggal 26 April 2018.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Aspuri mengungkapkan pihaknya sengaja mempersiapkannya di Kampus Pelita Bangsa.

“Karena sesuai amanat UU 24 tahun 2007, bahwa penanggulangan Bencana itu menjadi tanggung jawab bersama. lalu siapa saja yang dimaksud bersama itu tentunya pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” ujarnya, Kamis (26/04/2018).

“Kami menganggap ini bagian dari masyarakat. Masyarakat kampus ini merupakan orang orang terdidik dan dari orang terdidik inilah sosialisasi kebencanaan ini bisa diteruskan kepada masyarakat secara umum,” bebernya.

Selain itu Aspuri mengungkapkan, pihaknya mengakui dalam hal kesiapan siaga bencana jumlahnya masih sangat terbatas personilnya hanya memiliki 26 orang.

Sementara itu, ia mengungkapkan Tenaga Harian Lepas (THL) BPBD ada sekitar 50 orang, dan jumlah tersebut sangat kurang efektif dalam menanggulangi bencana di Kabupaten Bekasi.

“Jadi jumlah orang yang kesekian itu tidak cukup untuk mengurusi atau menanggulangi bencana di Kabupaten Bekasi yang luasnya 23 kecamatan dan 140 desa,” ujarnya.

Oleh karena itu, dengan adanya amanat UU Nomor 24 tahun 2007, keterlibatan semua elemen didalam penanggulangan bencana bisa berjalan bersama sehingga tidak menjadi tanggung jawab pemerintah saja. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here