Ilustrasi banjir/Net
Ilustrasi banjir/Net

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mengimbau warga untuk mewaspadai dampak fenomena La Nina dengan terjadinya intensitas curah hujan tinggi yang menyebabkan potensi banjir maupun tanah longsor. Atas hal itu, BPBD Kabupaten Bekasi mulai melakukan persiapan dalam menghadapi itu.

“Kita saat ini tengah mempersiapkan langkah dalam rangka mewaspadai dampak fenomena tersebut. November mendatang kita akan menggelar apel kesiapsiagaan bersama Forkopimda dan unsur terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan kita khususnya penanganan banjir dimusim penghujan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi Muhammad Said, Senin (19/10).

Menurutnya, melalui Pusdalops BPBD jajarannya terus memantau perkembangan perubahan cuaca. Sejumlah titik memang menjadi fokus pengawasan mengingat sejumlah daerah di Kabupaten Bekasi berada dipesisir seperti Tarumajaya dan Muaragembong

“Kemarin saat banjir di awal tahun dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi sebanyak 22 kecamatan terdampak. Ini menjadi catatan kita dan terus kita evaluasi,” katanya.

Untuk memaksimalkan himbauan kepada masyarakat, BPBD Kabupaten Bekasi melibatkan unsur relawan dari setiap desa atau kelurahan. Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir maupun longsor agar selalu waspada.

“Kita juga ada media elektronik yang langsung terkoneksi ke Dinas Kominfo melalui call center 112 atau 119 untuk diteruskan, termasuk group Whatsapp,” tandasnya. [RYN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here