Kepala DP3A Kabupaten Bekasi, Yuliadi Prihartono, saat menyampaikan kata sambutan dalam acara Ekspose Monitoring Desa Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Tahun 2020, di Hotel Java Palace, Cikarang Utara, Selasa (3/12/2019). Foto: Humaspro.

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Utara: Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, menggelar acara Ekspose Monitoring Desa Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Tahun 2020, di Hotel Java Palace, Cikarang Utara, Selasa (3/12/2019).

Kepala Seksi Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga pada DP3A, Sapto, mengatakan program P2WKSS merupakan upaya Pemerintah untuk meningkatkan peranan wanita dalam masyarakat menuju keluarga sejahtera.

“Sebelumnya kami berhasil menjalankan program P2WKSS di Desa Sukadaya, selanjutnya Pemerintah Kabupaten Bekasi memilih Desa Bojongmangu yang berada di Kecamatan Bojongmangu untuk dijadikan lokasi P2WKSS di tahun 2020 mendatang,” kata Sapto Naviantoro.

Ia menjelaskan, yang menjadi kriteria dipilihnya suatu desa sebagai lokasi P2WKSS adalah masyarakat pra sejahtera, angka kemiskinan yang cukup tinggi, serta banyaknya jumlah penduduk perempuan di desa tersebut.

Kriteria itulah yang menjadikan Desa Bojongmangu dipilih menjadi lokasi P2WKSS untuk tahun 2020 mendatang oleh Pemkab Bekasi.

“Hal yang perlu digaris bawahi adalah kesiapan masyarakat dalam menerima program binaan dan pemberdayaan ini. Sekali lagi ini bukan program bantuan, tetapi ini merupakan program pemberdayaan untuk kesejahteraan masyarakat khususnya perempuan, dan masyarakat di Desa Bojongmangu telah berkomitmen untuk itu,” Sapto membeberkan.

Ia juga mengungkapkan program-program pokok yang nantinya akan diimplementasikan di Desa Bojongmangu.

“Di antaranya Program Pendidikan, Program Kesehatan, Program Pemberdayaan Perempuan dan Program Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Mencapai Impian dan Cita-Cita),” kata Sapto.

Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Bekasi, Yuliadi Prihartono mengatakan, program peningkatan peranan perempuan ini merupakah salah satu upaya DP3A untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, guna mencapai tingkatan hidup yang berkualitas. Hal ini berpedoman pada Permendagri No. 26 Tahun 2009.

Ia juga memaparkan, tujuan kegiatan P2WKSS untuk meningkatkan status pendidikan perempuan, meningkatkan status kesehatan perempuan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam usaha ekonomi kreatif

Kemudian, meningkatkan partisipasi perempuan dalam pelestarian lingkungan hidup, meningkatkan peran aktif perempuan dalam pengembangan masyarakat serta meningkatkan peran aktif perempuan dalam pemahaman wawasan kebangsaan.

“P2WKSS di Desa Bojongmangu akan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap pendataan awal yang akan dimulai Maret 2020 mendatang, lalu dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan selama enam bulan, dan tahap terakhir Oktober atau November 2020 mendatang, yaitu pemantauan dan perkembangan dari hasil yang dimaksud,” ungkap Yuliadi.

Yuliadi berharap, kegiatan yang akan berlangsung di Bojongmangu pada 2020 mendatang dapat memberikan dampak yang berkelanjutan untuk kemajuan di Desa Bojongmangu ataupun wilayah lainnya yang ada di Kabupaten Bekasi. [RYN]

Tinggalkan Balasan