Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan saat meninjau kegiatan program Rutilahu CSR PT. BBWM, di Desa Kedung Pengawas, Babelan, Sabtu (25/06/2022) siang. Foto: Istimewa.

SUARABEKASI.ID, Babelan: Kepala Desa (Kades) Kedung Pengawas, Nasarudin, blak-blakan mengungkapkan kekecewaannya terhadap manajemen salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Bekasi yakni PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (PT. BBWM).

Pasalnya, Pemerintah Desa Kedung Pengawas selaku wilayah yang ketempatan perusahaan plat merah tersebut, mengaku tidak dilibatkan dalam kegiatan pengelolaan dana CSR berupa pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) untuk masyarakat di wilayahnya.

“Bantuan CSR gak ada tembusan sama sekali. Tahunya dengar dari orang luar ada CSR dari PT. BBWM. Seharusnya ada tembusan. Saya kan bingung kalau dipertanyakan gak tahu. Ini wilayah kita, jadi serba salah,” ujar Nasarudin kepada wartawan usai mendampingi Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, di Babelan, Sabtu (25/06/2022).

Baca juga: Dewan Kritisi PAD PT. BBWM yang Melorot

Ia mengatakan, jika pengelolaannya transparan seharusnya manajemen PT. BBWM memberikan informasi kaitan ada program Rutilahu di wilayahnya agar dalam pelaksanaannya lebih tepat sasaran.

“Seharusnya ada tembusan ke desa, karena CSR harus tahu lah Kepala Desa, berupa apa, kita gak tahu. Melihat pun belum pernah,” katanya.

Tak hanya soal CSR, Nasarudin pun sangat kecewa dengan pihak PT. BBWM lantaran tidak ada informasi perihal kedatangan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan ke Desa Kedung Pengawas, Dusun V, RT. 05/02 untuk meninjau program Rutilahu PT. BBWM.

Dirinya mengaku baru mendapatkan informasi pada pagi hari hanya selang beberapa jam sebelum kedatangan Pj Bupati Bekasi ke wilayah tersebut.

Kaga ada informasi (dari PT. BBWM), baru tahu sekarang. CSR juga gak tahu, gak ada tembusan. Tau-tau pas sekarang, saya dengar katanya doang ada Rutilahu, RT RW di sini pun gak dilibatkan,” kata Nasarudin.

Baca juga: Menyibak Tabir di Balik ‘Bau Busuk’ BUMD PT. BBWM

Lebih jauh ia mengatakan, dirinya hadir ke lokasi Rutilahu hanya karena menghormati Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sebagai pimpinannya.

Bahkan, kata dia, Camat Babelan pun tidak mengetahui perihal kedatangan orang nomor satu itu untuk meninjau Rutilahu dan Kilang Minyak PT. BBWM di wilayahnya.

“Pak Camat aja baru tadi pagi nelepon saya, nanyain bener gak ada Rutilahu di Kedung Pengawas. Pak Camat baru tahu ini,” katanya.

Joker Minta Pj Bupati Bekasi Jangan Asal Tunjuk

Terpisah, Sekretaris Jaringan Organisasi Keadilan Rakyat (Joker) Herry ZK, merasa heran dengan sikap manajemen PT. BBWM yang terkesan ogah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat soal program CSR Rutilahu.

“Saya dapat informasi itu Rutilahu rampungnya sudah lama, pas masih zaman Plt Bupati Bekasi Pak Marjuki. Harusnya momentum peresmian itu dilakukan oleh Pak Marjuki,” kata Herry.

Ia mempertanyakan mengapa PT. BBWM baru meresmikan CSR Rutilahu itu ketika era Pj Bupati Dani Ramdan. Jangan-jangan, duga Herry, ada motif sesuatu di balik itu.

“Apa nunggu Pj Bupati Dani Ramdan untuk peresmian Rutilahu biar Dirut yang sekarang bisa memenuhi hajatnya buat lanjut 3 periode?” ungkap dia terheran-heran.

“Atau mungkin biar seolah-olah kinerja Direksi yang sekarang wow, dan peduli terhadap masyarakat. Iya betul karena bagi yang gak tau dalemnya,” Herry menambahkan.

Baca juga: DPRD Kabupaten Bekasi Akan Gunakan Hak Interplasi Bila Direksi PT BBWM Tidak Jelaskan Merosotnya PAD

Joker meminta kepada Pj Bupati Bekasi harus berpikir jernih dan melihat fakta tentang PT. BBWM. Jangan sampai bertindak gegabah dalam hal ini.

“Pak Dani Ramdan saran saya jangan asal tunjuk-tunjuk, harus tanya kepada masyarakat bagaimana PT. BBWM itu saat ini. Jangan sampai keliru gara-gara PT. BBWM, bisa rusak reputasi yang Bapak ingin bangun itu,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Bagian Humas PT. BBWM belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai penjelasannya terkait pembangunan dan peresmian Rutilahu di Desa Kedung Pengawas serta kedatangan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan ke Kilang Minyak pada Sabtu (25/06/2022) siang. [SAM/MAN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here