Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti, mengatakan hal itu merupakan kali pertama pegawai non PNS mendapat jaminan kecelakaan kerja dan kematian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi.

“Ini pertama kali terjadi, di tahun 2019 nanti akan didaftarkan pada dua kepesertaan jaminan sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi,” ujar Jejen kepada wartawan di Cikarang Pusat, Rabu (14/11/2018).

Dikatakan Jejen, ada nilai manfaat dari jaminan sosial yang diberikan pemerintah kepada pegawai non PNS bila mereka mengalami musibah dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga: Lagi, Pemkab Bekasi Naikkan Honor RT RW

Mereka tidak perlu pusing dan khawatir bila suatu saat mengalami kecelakaan kerja saat bekerja, karena sudah ada pihak yang menanggung segala kebutuhannya selama berobat.

“Mereka tentu akan nyaman dan tenang saat bekerja karena mendapat perawatan secara gratis bila mengalami musibah di jalan, baik di darat, laut atau pun udara saat bertugas,” imbuh politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Sunandar menambahkan, berdasarkan hasil penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2019 yang selama sepekan ini, jumlah pendapatan Pemkab Bekasi pada 2019 ditargetkan mencapai Rp 5,2 triliun. Sedangkan untuk kebutuhan belanja mencapai Rp 5,8 triliun.

“Di situ ada defisit sekitar Rp 600 miliar, tapi ada dana pembiayaan sebesar Rp 600 miliar jadi tidak ada selisih,” kata Sunandar.

Baca Juga: Horeee… Pembahasan KUA PPAS Sepakati Jastek, dan Honor THL Serta Pegawai Non PNS naik

Kendati demikian, tambah Sunandar, jumlah tersebut masih dihitung secara umum. Jumlah tersebut bakal dirinci dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2019 yang rencananya mulai dibahas pekan depan.

“Saat ini draf KUA-PPAS disampaikan pada eksekutif untuk dimasukkan ke dalam dokumen, kemudian dikembalikan ke kami lalu dibuat panitia khusus. Jadwalnya pekan depan,” tutup Politisi Golkar ini. [TRB/MAN]

Tinggalkan Balasan