Dinas Ketahanan Pangan dengan Kejari Kabupaten Bekasi saat mengecek kualitas beras PT IBU yang akan dilelang. Ist/Suara Bekasi Online
Dinas Ketahanan Pangan dengan Kejari Kabupaten Bekasi saat mengecek kualitas beras PT IBU yang akan dilelang. Ist/Suara Bekasi Online

SUARA BEKASI ONLINE, Cikarang Pusat: Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi akan melelang sebanyak 1.161 Ton barang bukti beras hasil penyitaan dari PT Indo Beras Unggul (IBU).

Lelang tersebut dilakukan, lantaran kasus pengoplosan beras yang dilakukan oleh PT Indo Beras Unggul, telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) yang ditetapkan putusan pengadilan.

Kasi Pengelolaan Barang Bukti Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Firdaus mengungkapkan hasil pelelangan nanti akan diberikan ke kas negara.

“Yang jelas barang bukti beras PT IBU akan dikembalikan ke negara . Dimana barang bukti tersebut akan dilelang sesuai dalam putusan Pengadilan Negeri, yang penting kami sebagai eksekutor sudah melaksanakan tugas,” kata dia, Senin (30/4).

Untuk jenisnya masih kata Firdaus diantaranya, beras Jati Sari, Maknyus dan Ayam Jago. “Dari tiga produk PT IBU yang kami sita itu ada yang berat 2 kilo, 5, 10, 20 dan 25 kilo,” kata dia.

Diketahui, lelang dilakukan setelah Pengadilan Negeri Bekasi menjatuhkan vonis 1 tahun 4 bulan kepada mantan Direktur Utama PT IBU, Trisnawan Widodo, Januari lalu, yang terbukti bersalah setelah mengoplos beras murah dengan beras berkualitas baik kemudian dijual menjadi beras premium berlabel. [SEP]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here