Bupati Temanggung
FOSE BERSAMA: Bupati Temanggung Bambang Sukarno dan Wakil Bupati Bekasi Rohim Mintaredja didampingi jajarannya masing-masing, saat fose bersama di depan kantor Bupati Bekasi usai kegiatan studi banding, Senin (8/6/2015). Foto: Dika/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Pusat: Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, mengaku kagum dengan kemajuan Kabupaten Bekasi yang menjadi pusat industri terbesar di Kawasan Asia Tenggara.

Bahkan, kedatangan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung Provinsi Jawa tengah ini ingin melihat langsung keberadaan industri yang berada di Kabupaten Bekasi, serta yang berkaitan dengan seluruh proses pelayanan, perizinan dan penerbitannya.

“Saya kagum dengan kemajuan Kabupaten Bekasi, sebagai daerah yang maju dalam berbagai sektor,” ujar Bambang Sukarno kepada wartawan, saat ditemui usai rapat bersama di ruang rapat Bupati Bekasi, Senin (8/6/2015).

Ia mengatakan, kedatangan jajaran Pemkab Temanggung ke Kabupaten Be‎kasi terkait banyak hal sebagaimana yang tadi dikemukakan dalam forum.

Begitu juga dengan keinginan Kabupaten Temanggung membuka diri untuk menjadi daerah basis industri.

“Kebetulan Kabupaten Bekasi dipilih, karena salah satu kawasan terbesar di Asia Tenggara yang mampu menarik investor kelas dunia bukan lagi kelas lokal,” ungkapnya.

Perkembangan yang dialami Kabupaten Bekasi yang begitu pesat dengan kawasan industri, kata Bambang Sukarno, memicu pihaknya ingin mempelajari sistem yang diterapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi yang nantinya akan diterapkan juga di Temanggung.

Termasuk juga tata cara pelayanan yang ada, seperti pengurusan perizinan sampai kepada penerbitannya apakah bisa tepat waktu.

“Kami berencana ingin mendirikan kawasan industri yang sama halnya yang ada di Kabupaten Bekasi‎. Namun, sebelum melangkah lebih jauh kami ingin belajar dulu dari sistem yang diterapkan,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bekasi Rohim Mintaredja , mengapresiasi daerah-daerah lain yang ada di seluruh Indonesia yang datang ke Kabupaten Bekasi untuk studi banding mengenai kemajuan yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Kami (Pemkab Bekasi) mengapresiasi daerah lain yang datang ke Kabupaten Bekasi untuk belajar mengenai pendirian kawasan industri,” ujarnya.

Menurutnya, kedatangan Pemkab Temanggung ingin belajar mengenai tata cara pendirian industri. Mulai dari tahapan penyiapan lahan, pembuatan rencana, lalu perizinan dari A sampai Z yang harus dipenuhi sebelum kawasan berdiri apakah sudah sesuai dengan prosedur atau tidak.

Sebelum kawasan industri berdiri, kata dia, harus memperhatikan semua aspek yang ada di sekitarnya baik itu masyarakat, lingkungan, infrastruktur dan juga kesehatan.

“Keingintahuan Pemkab Temanggung belajar tentang kawasan industri karena prospek masa depan dan peningkatan PAD akan mendongkrak pembangunan di Temanggung,” pungkas pria yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi itu. [DIK]

Tinggalkan Balasan