Kadishub, Herman Hanafi
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, H. Herman Hanafi. FOTO: WISNU WIRIAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Cikarang Utara: Menyikapi penurunan harga BBM yang sudah ditetapkan pemerintah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Herman Hanafi, mengatakan sampai saat ini pihaknya belum bisa menjawab terkait penyesuaian tariff baru karena harus dirapatkan terlebih dahulu.

“Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi belum bisa memutus?kan soal penyesuaian tarif angkutan yang beroperasi di Kabupaten Bekasi,” ujar Herman Hanafi saat berbincang dengan Suara Bekasi, di ruang kerjanya, Senin (19/1).

Herman menilai, meski BBM tengah mengalami penurunan harga, namun Dishub Kabupaten Bekasi perlu melakukan terlebih dahulu rapat dengan Organda, serta pengusaha angkutan untuk membahas penurunan tarif angkutan yang ada di Kabupaten Bekasi.

Berapa nantinya kesepakatan bersama mengenai tarif yang akan berlaku, lanjut Herman, Dishub Kabupaten Bekasi akan meminta kepada Organda dan pengusaha angkutan untuk memberikan sosialisasi kepada para sopirnya serta memasang pengumuman hasil rapat bersama tentang tarif angkutan yang telah diputuskan.

“Dishub Kabupaten Bekasi akan me?rapatkan dulu perihal penurunan tarif angkutan umum,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakan, sebelum tarif diturunkan tentunya harus ada pertemuan dahulu membahas secara bersama besaran tarif yang akan diberlakukan pasca-turunnya harga BBM.

Jika ada kesepakatan dan keputusan yang sudah ditetapkan, tambah Herman, maka Dishub Kabupaten Bekasi meminta pengusaha dan organda mensosialisasikannya.

Diketahui, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali mengalami penurunan oleh Pemerintah Pusat. Harga jual BBM jenis premium yang sebelumnya dijual Rp 7600 kini menjadi Rp. 6600. Sedangkan Solar dari sebelumnya Rp 7400 kini menjadi Rp 6400. [DIK]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here