Najmuddin
Lurah Bahagia, H. Najmuddin. Foto: Indra Gunawan/Suara Bekasi Online.

SUARA BEKASI ONLINE, Babelan: Indonesia memiliki sejarah yang menarik untuk disimak. Salah satunya semangat pemuda Indonesia untuk mencapai kemerdekaan Republik Indonesia saat itu. Momen ini kemudian dikenal sebagai Sumpah Pemudayang diperingati setiap tanggal 28 Oktober.

Makna Sumpah Pemuda ini tidak hanya diartikan sebagai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan saja. Namun, dalam arti yang lebih luas dapat dilihat pada generasi muda masa kini. Begitu juga dengan para aparatur pemerintah yang inspiratif membangun wilayahnya.

Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan, H. Najmuddin mengungkapkan, makna Sumpah Pemuda sebagai makna persatuan dan kesatuan sehingga mencapai hasil yang dapat membawa harum nama bangsa.

“Kalau saya mengartikan Sumpah Pemuda ini sebagai merdekanya bangsa kita, karena para pemuda dahulu meyakini hanya dengan persatuanlah bangsa yang besar ini bisa merdeka,” ungkap Najmuddin yang juga mantan aktifis Himpunan Mahasiswa Islam.

H. Najmuddin juga menginginkan generasi muda Indonesia saat ini bisa memahami Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian persatuan dan kesatuan bangsa.

H. Najmuddin juga menjelaskan semangat Sumpah Pemuda hingga saat ini masih dianggap relevan.

Ia berharap pemuda sebagai pemimpin masa depan dapat kemudian menjadikannya sebagai inspirasi untuk dijadikan landasan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Spirit Sumpah Pemuda seharusnya ada di setiap hari, karena dengan persatuan dan kesatuanlah bangsa ini akan maju dan menjadi negara modern serta sejahtera sesuai dengan tujuan bangsa ini,” tukasnya. [GUN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here