Davit
Pemenang Pilkades Babelan Kota, Saidih (Davit). FOTO: INDRA GUNAWAN/SUARA BEKASI

SUARA BEKASI, Babelan: Honor untuk 86 orang penyelenggara dan keamanan pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, hingga saat ini diduga masih belum dibayarkan.

Menurut informasi dari beberapa staf Desa Babelan Kota yang tidak mau disebutkan namanya, saat para penyelenggara Pilkades meminta kasbon, namun kantor Panita Pilkades terlihat sepi.

Sontak terdengar bahwa anggaran Panitia Pilkades Desa Babelan Kota sudah ludes. Para penyelenggara dan keamanan yang mendengar hal itu pun berkeinginan mogok kerja pada saat pencoblosan Ahad (10/5/2015) lalu.

“Saat Pilkades berlangsung, kok kantor panitia kosong. Sempat kami berfikir untuk merencanakan mogok saat Pilkades berlangsung,” katanya saat berbincang dengan Suara Bekasi, Jum’at (15/5/2015).

Menurut pengakuannya, mereka pun selalu dijanjikan untuk pembayaran honor oleh panitia Pilkades. Namun, sampai saat ini janji itu pun tak kunjung ditepati.

“Sudah beberapa hari panitia selalu janji membayar honor kami, tetapi sampai hari ini belum juga dibayarkan,” tuturnya.

Dibeberkannya, honor untuk anggota penyelenggara sebesar Rp 1,5 juta per orang. Sedangkan untuk anggota keamanan TPS (Linmas) sebesar Rp 1,2 juta per orang.

Terpisah, beberapa Ketua RT dan RW setempat mengaku sudah muak dengan janji yang diutarakan oleh panitia Pilkades. Mereka mendesak akan terus menuntut honor agar segera dibayarakan.

“Kami hanya ingin honor kami dibayar. Kami bosen dengan janji-janji panitia Pilkades,” kesalnya.

Kalau sampai hari ini pemberian honor tidak dibayarkan juga sesuai kesepakatan, mereka berencana akan melaporkan persoalan tersebut ke ke Mapolsek Babelan.

“Kami akan melaporkan kejadian ini ke Polsek Babelan, apabila hari ini honor kami tidak dibayarkan,” ancamnya. [GUN]

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here