Devi Triasari
Devi Triasari, anak buruh tani yang meraih IPK 3,99 dari UNS (Foto: Solopos)

SOLO – Terlahir dari keluarga dengan tingkat perekonomian yang jauh dari berkecukupan, Devi Triasari, tak pernah patah arang meraih cita-citanya.

Anak ketiga pasangan Suwito dan Karinem ini adalah salah satu mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi 2011 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun enam bulan di Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Devi berhasil lulus dengan meraih predikat cum laude (dengan pujian) dan predikat tercepat dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,99. Devi akan diwisuda 13 Juni 2015 mendatang.

Perjalanan berliku dilakoni Devi untuk bisa kuliah hingga selama menjadi mahasiswa di UNS. Namun gadis kelahiran Ngawi, 19 Desember 1991 ini, pantang mengeluh. Dia menyadari, demi mewujudkan impiannya membahagiakan orang tua dan mengangkat derajat keluarga, harus dijalaninya dengan penuh perjuangan.

“Ayah dan ibu saya memang dari keluarga tidak mampu. Bahkan sejak kecil, mereka sudah hidup susah. Ayah saya hanya lulusan SD, sementara ibu saya bahkan sekolah hanya sampai kelas IV SD. Sehingga saat berkeluarga, mereka juga hidup serba pas-pasan. Ayah bekerja sebagai buruh tani, ibu menjadi pembantu rumah tangga. Bahkan rumah pun tidak punya dan kami sekeluarga hanya ikut tinggal dengan majikan ibu,” ungkap Devi saat ditemui wartawan di Kampus UNS Surakarta.

Kedua kakaknya, lanjut Devi, bahkan juga tak bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi karena orangtua tak punya biaya. (oke/rfa)

BERIKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here